Capai 62,4 Juta Penerima, Prabowo Tegaskan MBG adalah Investasi Jangka Panjang SDM Indonesia

Dipublish oleh Tim Towa | 22 Mei 2026, 13:50 WIB

Bagikan:
X
Capai 62,4 Juta Penerima, Prabowo Tegaskan MBG adalah Investasi Jangka Panjang SDM Indonesia
(Foto: BPMI Setpres)

Towa News, Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah kini telah menjangkau 62,4 juta penerima setiap harinya. Presiden Prabowo Subianto menegaskan program tersebut bukan sekadar bantuan pangan, melainkan investasi strategis jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Rapat Paripurna DPR RI di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Dari total penerima manfaat, program ini telah menyasar 6,3 juta balita, 2 juta ibu menyusui, dan 868 ribu ibu hamil. Ke depan, pemerintah berencana memperluas cakupan kepada sekitar 500 ribu lansia yang tinggal sendiri dan memerlukan asupan pangan bergizi setiap hari.

Prabowo menyebut pelaksanaan MBG merupakan amanat konstitusi agar negara hadir melindungi kelompok rentan dan masyarakat yang membutuhkan. Ia mengakui program ini masih menghadapi berbagai tantangan dalam implementasinya di lapangan.

"Kita mengakui bahwa dalam pengelolaan MBG masih banyak kekurangan. Kita sudah tutup lebih dari 3 ribu dapur," kata Presiden Prabowo Subianto.

Penutupan ribuan dapur tersebut, menurut Prabowo, merupakan langkah korektif guna memastikan standar kualitas makanan, sistem distribusi, dan tata kelola program berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah menilai pengawasan yang ketat menjadi hal krusial agar MBG mampu melayani puluhan juta penerima di seluruh penjuru Indonesia secara konsisten.

Untuk itu, Prabowo meminta jajaran pejabat daerah hingga anggota legislatif turut aktif melakukan pemantauan langsung di lapangan. Pemerintah pun membuka saluran pelaporan apabila ditemukan pelaksanaan yang tidak memenuhi standar.

"Saya sudah minta para pejabat dan persilakan anggota DPR, bupati, di mana-mana silakan periksa semua dapur. Kalau ada yang tidak sesuai laporkan segera. Akan segera kita tindak," ujar Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI.

Lebih jauh, Prabowo menyatakan optimismenya bahwa MBG akan terus berkembang seiring perbaikan tata kelola dan penguatan sistem pengawasan. Program ini dikaitkan langsung dengan peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan produktivitas generasi muda Indonesia di masa mendatang.

Sebagai salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo, MBG dirancang sejak awal sebagai instrumen pembangunan manusia yang bersifat jangka panjang, melampaui fungsinya sebagai program pemenuhan kebutuhan pangan semata.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video