Kebakaran di Gedung Kementerian ATR/BPN Diduga Disebabkan Korsleting Perangkat AC

Admin - Towa News
Minggu, 09 Februari 2025 05:21 WIB
Kebakaran di Gedung Kementerian ATR/BPN Diduga Disebabkan Korsleting Perangkat AC

Towa News, Jakarta – Kebakaran melanda gedung Kementerian ATR/BPN yang terletak di Jalan Sisimangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (8/2/2025) malam. Menurut keterangan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Satriadi, kebakaran diduga bermula akibat korsleting pada perangkat AC.

Dalam keterangan yang disampaikan kepada media, Satriadi menyatakan,  

"Betul, diduga (disebabkan oleh) korsleting perangkat AC,"  

ungkapan tersebut langsung merujuk pada dugaan awal penyebab kebakaran yang terjadi di ruang humas lantai dasar gedung tersebut.

Saksi mata di lokasi mengungkapkan bahwa api pertama kali terlihat di ruang humas, di mana petugas sekuriti segera mengambil tindakan dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) untuk mengendalikan kobaran api. Namun, upaya awal tersebut tidak cukup karena api sudah telanjur menyebar dan membakar kertas-kertas arsip di atas meja, sehingga menghasilkan asap tebal yang mengganggu kondisi ruangan.

"Namun api sudah telanjur membakar kertas-kertas arsip di atas meja dan menghasilkan asap tebal. Sekuriti kemudian melaporkan ke Damkar untuk meminta bantuan,"   ujar Satriadi.

Laporan kebakaran diterima oleh petugas Damkar sekitar pukul 23.10 WIB. Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran masih terus berupaya memadamkan api dan melakukan pengamanan agar kejadian serupa tidak terjadi kembali di lingkungan gedung Kementerian ATR/BPN.

Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya pemeriksaan rutin dan perawatan perangkat elektronik serta sistem pendingin ruangan, guna mencegah potensi kecelakaan yang dapat membahayakan aset dan keselamatan penghuni gedung.

 

Sumber : Kompas.com

Bagikan Artikel:

Diskusi & Komentar

Belum ada diskusi di artikel ini. Jadilah yang pertama!

Masuk untuk Bergabung ke Diskusi