Kemenhub Buka Pendaftaran Mudik Gratis Nataru, Tersedia 33 Ribu Kuota untuk Masyarakat

Dipublish oleh Tim Towa | 15 Desember 2025, 10:22 WIB

Bagikan:
X
Kemenhub Buka Pendaftaran Mudik Gratis Nataru, Tersedia 33 Ribu Kuota untuk Masyarakat
(foto: dephub.go.id)

Towa News, Jakarta - Kementerian Perhubungan membuka pendaftaran program mudik gratis Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 dengan menyediakan total kuota 33.039 penumpang dan 5.628 unit sepeda motor melalui jalur darat, kereta api, dan laut.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan program ini agar kuota tersedia dapat terisi secara optimal dan tepat sasaran.

"Pendaftaran sudah dibuka sejak 1 Desember 2025. Silakan manfaatkan fasilitas mudik gratis melalui pendaftaran di halaman website mudik.kemenhub.go.id. Kami harap kuotanya dapat diisi dengan maksimal oleh masyarakat yang membutuhkan," kata Menhub Dudy seperti dilansir dari keterangan resmi Kemenhub di Jakarta, Selasa (9/12).

Rincian Program dan Rute Perjalanan

Program mudik gratis tahun ini mencakup 70 unit bus yang melayani 10 rute keberangkatan dari Jakarta menuju berbagai kota di Pulau Jawa. Selain itu, tersedia layanan angkut gratis untuk 5.568 sepeda motor dan 12.720 penumpang melalui kereta api, serta transportasi laut gratis bagi 17.239 penumpang pada 55 rute pelayaran.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub secara khusus menyiapkan 3.090 kursi penumpang bus dan kapasitas angkut 60 sepeda motor untuk program ini.

"Kuota mudik gratis dengan bus sebanyak 3.090 penumpang dan 60 unit sepeda motor," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan seperti dikutip dari Antara, Minggu.

Sepuluh kota tujuan yang dilayani dari Terminal Pulogebang Jakarta antara lain Solo, Wonosobo, Semarang, Wonogiri, Cilacap, Purwokerto, D.I Yogyakarta, Surabaya, Malang, dan Madiun. Keberangkatan bus dijadwalkan pada 23 Desember 2025, sedangkan pengiriman sepeda motor menggunakan truk akan dilakukan sehari lebih awal pada 22 Desember 2025 menuju Solo dan Yogyakarta.

Jadwal dan Cara Pendaftaran

Masyarakat dapat mendaftar secara daring melalui laman https://nusantara.kemenhub.go.id mulai 12 hingga 21 Desember 2025. Pendaftaran akan ditutup lebih awal jika kuota telah penuh. Peserta yang telah mendaftar wajib melakukan registrasi ulang di posko yang disediakan di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan atau GOR Bulungan Blok M Jakarta Selatan.

Jadwal keberangkatan dan kepulangan disesuaikan dengan prediksi puncak arus perjalanan. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 24 Desember 2025, sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 2 Januari 2026.

Informasi terkini dapat diakses melalui aplikasi Mitra Darat di platform Nusantara Hub atau akun Instagram resmi Ditjen Hubdat.

Upaya Kurangi Kecelakaan Lalu Lintas

Menhub Dudy menegaskan bahwa program ini menjadi instrumen penting pemerintah dalam menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan terjangkau. Program ini juga bertujuan mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

"Peralihan penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, menjadi angkutan umum sangat baik untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan dan mengurangi beban jalan. Kami ingin masyarakat dapat berkumpul dengan keluarga di kampung tanpa harus mengambil risiko di jalan dengan menggunakan sepeda motor," kata Menhub Dudy seperti dikutip dari keterangan resmi Kemenhub.

Evaluasi angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 mencatat 94,67 juta pergerakan masyarakat dengan 17,18 juta penumpang menggunakan angkutan umum. Capaian tersebut juga diiringi penurunan angka kecelakaan hampir 14 persen.

Dirjen Hubdat Aan Suhanan mengimbau masyarakat yang berencana pulang kampung atau berwisata dalam rangka libur Nataru untuk memanfaatkan program mudik gratis, terutama bagi yang semula berencana menggunakan sepeda motor.

"Kami berharap dengan adanya program mudik gratis ini dapat mencegah masyarakat untuk mudik dengan sepeda motor, terlebih dengan jarak yang cukup jauh. Mudik dengan sepeda motor tidak kami rekomendasikan karena lebih berisiko terjadi kecelakaan," kata Aan seperti dilansir Antara.

Menhub Dudy juga mengingatkan bahwa tradisi mudik harus dijalankan dengan tanggung jawab bersama atas keselamatan seluruh pengguna jalan dan sarana transportasi.

"Mudik adalah tradisi mulia untuk merajut silaturahmi. Untuk itu, kita perlu mempersiapkan dan menjalankannya dengan selamat, aman dan tertib," tutur Menhub Dudy seperti dikutip dari keterangan resmi Kemenhub.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video