MEMUAT BERITA...

Kementan dan BGN Perkuat Sinergi Serap Hasil Pertanian untuk Program MBG

Tim Towa - Towa News
Rabu, 29 Juli 2026 14:35 WIB
Kementan dan BGN Perkuat Sinergi Serap Hasil Pertanian untuk Program MBG
(dok. Kementan)

Towa News, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan Gizi Nasional (BGN) sepakat memperkuat kerja sama dalam penyerapan hasil pertanian guna mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini sekaligus ditujukan untuk mendongkrak kesejahteraan petani di seluruh Indonesia.

Penguatan sinergi ini disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman usai acara pelepasan sekaligus tasyakuran atas pengangkatan Sudaryono sebagai Kepala BGN, yang digelar di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Selasa (28/7) malam. Sudaryono sebelumnya menjabat Wakil Menteri Pertanian sebelum ditugaskan memimpin BGN.

Amran menyebut kolaborasi antara kedua lembaga menjadi faktor penentu suksesnya program MBG sekaligus penyerapan produk pertanian dalam negeri.

“Kolaborasi menjadi kunci keberhasilan program MBG sekaligus memperkuat penyerapan hasil pertanian nasional demi meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Menteri Pertanian Andi Amran, Rabu (29/7).

Amran menjelaskan, penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN merupakan amanah dari Presiden Prabowo Subianto yang perlu didukung penuh oleh jajaran Kementan. Ia mengaku berat melepas Sudaryono lantaran dinilai berkontribusi besar terhadap berbagai capaian kementerian selama ini, namun menegaskan penugasan baru tersebut merupakan bentuk promosi untuk kepentingan negara.

Meski kehilangan sosok wakil menteri yang dinilai berdedikasi tinggi, Amran memastikan seluruh jajaran Kementan tetap berkomitmen mendukung kerja Sudaryono di BGN, mengingat program MBG berperan sebagai penyerap komoditas pertanian hasil produksi petani nasional.

Amran menilai sinergi Kementan dan BGN akan menjadi fondasi penting dalam menjamin pasokan pangan untuk program MBG sekaligus memperluas pasar bagi hasil produksi petani. Ia optimistis BGN di bawah kepemimpinan Sudaryono dapat menjalankan mandat tersebut dengan baik.

Terkait pengisian jabatan Wakil Menteri Pertanian yang ditinggalkan Sudaryono, Amran menegaskan hal itu sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden. Ia berharap sosok pengganti memiliki kapasitas kerja yang sepadan, mengingat capaian swasembada beras dalam setahun terakhir turut merupakan hasil kerja Sudaryono bersama jajaran Kementan.

Sementara itu, Kepala BGN Sudaryono memastikan jabatan barunya tidak akan memutus hubungan kerja sama yang selama ini terjalin dengan Kementan. Ia menyebut pengalamannya mendampingi Menteri Pertanian menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas barunya.

“Saya banyak belajar menjadi anak buah Pak Menteri dan meneladani bagaimana mengelola organisasi di tengah tantangan yang besar,” ujar Kepala.

Sudaryono meyakini sinergi BGN dan Kementan akan semakin solid karena kedua lembaga memiliki visi yang sama, yakni mewujudkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Ia menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan capaian positif yang telah dibangun sebelumnya, demi mendukung petani serta memastikan generasi muda terpenuhi kebutuhan gizinya.

Sumber : Antara

Bagikan Artikel:

Diskusi & Komentar

Belum ada diskusi di artikel ini. Jadilah yang pertama!

Masuk untuk Bergabung ke Diskusi