Dipublish oleh Tim Towa | 13 Desember 2025, 11:04 WIB
Towa News, Jakarta - Kementerian Pertanian menyalurkan paket bantuan kemanusiaan tahap kedua senilai hampir Rp10 miliar bagi warga terdampak bencana di tiga provinsi Sumatra. Bantuan diberangkatkan melalui KRI Surabaya 591 dari Dermaga Kolinlamil, Pelabuhan Tanjung Priok, menuju Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.
"Hari ini kami memberangkatkan bantuan ke Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Ke depannya, insyaallah akan ada pengiriman lanjutan. Bantuan Kementan Peduli ini berasal dari pegawai Kementerian Pertanian dan mitra strategis yang memberikan sumbangan secara langsung, semuanya murni atas dasar keikhlasan," kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman seperti dikutip dari DetikNews, Sabtu (13/12/2025).
Pelepasan bantuan dilakukan Jumat (12/12) di Pelabuhan Tanjung Priok. Kapal perang diperkirakan tiba di lokasi dalam waktu enam hari dengan rute Belawan, Aceh, hingga Sumatra Barat.
153 Truk Logistik Diberangkatkan
Pengiriman tahap kedua ini mencakup 153 truk berisi kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat. Barang-barang yang dikirim meliputi beras kemasan 5 kilogram, minyak goreng, obat-obatan, mie instan, abon, sosis, gula, biskuit, telur, air mineral, susu, selimut, pakaian, genset, terpal, dan kasur.
Khusus untuk anak-anak, disediakan pakaian lengkap, daster, celana pendek, kaos, handuk, sajadah, sarung, hingga mukena. Seluruh bantuan disusun berdasarkan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Seluruh bantuan ini disiapkan sesuai hasil koordinasi dengan Kepala BNPB. Baru saja kami melakukan komunikasi, dan semua kebutuhan yang diminta oleh daerah terdampak inilah yang kami kirimkan," tambah Amran seperti dilaporkan DetikNews.
Total Bantuan Capai Rp44 Miliar
Menteri Amran melaporkan jumlah keseluruhan bantuan Kementan Peduli yang telah diberangkatkan pada tahap pertama dan kedua mencapai Rp44 miliar. Bantuan tahap pertama telah sampai ke lokasi dengan selamat melalui pesawat Hercules dan KRI Aceh.
Pengiriman tahap kedua via KRI Surabaya 591 bertujuan mempercepat penanganan bencana agar warga di ketiga provinsi menerima bantuan secara cepat dan tepat sasaran.
"Seluruh bantuan, baik tahap I maupun tahap II, dikawal ketat mulai dari pengiriman hingga distribusi di lapangan. Tim kami sudah berada di lokasi untuk memastikan bantuan diterima lengkap dan sesuai kebutuhan, dengan laporan detail termasuk foto, jumlah, dan jenis barang," jelas Amran dalam keterangan DetikNews.
Pemerintah Gelontorkan Dana Rp1,2 Triliun
Selain bantuan Kementan Peduli, pemerintah pusat mengalokasikan dana APBN sebesar Rp1,2 triliun. Dana tersebut terbagi menjadi bantuan reguler berupa dukungan pangan rutin dan bantuan non-reguler sesuai permintaan daerah, termasuk tambahan beras dan minyak goreng untuk Aceh serta Sumatera Utara.
Amran menyebutkan respons pemerintah terhadap permintaan daerah sangat cepat. Gubernur Aceh meminta tambahan 10.000 ton beras dan dalam waktu 24 jam langsung disetujui. Begitu pula Sumatera Utara yang meminta 5.000 ton beras tambahan.
"Contoh bantuan non reguler seperti baru saja, Gubernur Aceh meminta tambahan 10.000 ton beras, dan dalam waktu 24 jam permintaan tersebut langsung kami setujui, begitu pula Sumatera Utara yang meminta 5.000 ton beras tambahan, dan semuanya telah kami setujui," kata Amran seperti dikutip DetikNews.
Kolaborasi Lintas Instansi
Menteri Amran menekankan keberhasilan distribusi bantuan didukung kolaborasi lintas instansi. TNI dan Polri, termasuk Kepala Staf Angkatan Laut, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Udara, Kepala Staf Angkatan Darat, dan Kapolri, memastikan mobilisasi kapal dan pesawat berjalan cepat serta aman.
Tim Kementan Peduli akan mendampingi distribusi dari dermaga hingga titik-titik penerima di lapangan dengan laporan rinci berupa foto, jumlah, dan jenis barang.
"Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat adalah panggilan bagi kita semua. Negara memanggil, dan kita hadir untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak. Kita harus memastikan bantuan sampai tepat sasaran dan meringankan beban masyarakat terdampak," tutup Amran.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Kemlu Lobi Iran agar Dua Tanker Pertamina Bisa...
Towa News | 06 Maret 2026, 14.32 WIB
MUI Ajak Ulama dan Umara Perkuat Persatuan di...
Towa News | 06 Maret 2026, 14.22 WIB
Kepatuhan Meta Hanya 28 Persen, Menkomdigi Sidak Kantor...
Towa News | 06 Maret 2026, 13.59 WIB
Dasco Serukan Persatuan Nasional, Minta Masyarakat Sipil Beri...
Towa News | 06 Maret 2026, 13.51 WIB
Presiden Prabowo Gelar Buka Puasa Bersama Pimpinan PBNU,...
Towa News | 05 Maret 2026, 19.16 WIB