Dipublish oleh Admin | 29 Desember 2024, 06:30 WIB
Foto : Yonhap via REUTERS
Towa.co.id Jakarta – Tragedi kecelakaan pesawat Jeju Air di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan, membawa duka mendalam. Hingga kini, jumlah korban tewas meningkat menjadi 62 orang, sementara dua orang berhasil selamat dari total 181 orang di dalam pesawat, yang terdiri dari 176 penumpang dan 6 awak kabin. Insiden ini terjadi pada Minggu (29/12/2024) pukul 09:07 pagi waktu setempat, ketika pesawat keluar dari landasan pacu saat mendarat dan menghantam dinding pagar bandara di Provinsi Jeolla Selatan.
Video dari stasiun TV lokal menunjukkan pesawat berusaha mendarat tanpa roda pendaratan yang berfungsi. Pesawat tergelincir di landasan, menghantam dinding beton, lalu meledak dan terbakar hebat. Ledakan ini menyebabkan pesawat hampir hancur total. Sebanyak 80 petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api dan membantu operasi pencarian serta penyelamatan di lokasi kecelakaan.
Menurut dugaan awal, kecelakaan disebabkan oleh kegagalan roda pendaratan yang kemungkinan besar terjadi akibat benturan dengan burung. Meski demikian, penyelidikan mendalam masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti insiden ini. Dari kecelakaan tersebut, hanya satu penumpang dan satu awak kabin yang berhasil diselamatkan. Pesawat diketahui sedang dalam perjalanan pulang dari Bangkok menuju Muan.
Pemerintah Korea Selatan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan berjanji memberikan dukungan penuh kepada mereka yang terdampak. Menteri Transportasi Korea Selatan juga memastikan akan melakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden ini dan menerapkan langkah-langkah keamanan tambahan untuk mencegah terulangnya tragedi serupa di masa mendatang. Tragedi ini menjadi pengingat serius akan pentingnya menjaga keselamatan penerbangan di setiap tahap operasional.
Referensi : Detik.com
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Iran Ancam Serang Kota-kota di Eropa jika Negara-negara...
Towa News | 05 Maret 2026, 10.42 WIB
Yusril: Stabilitas Pemerintahan Ditentukan Kompromi Politik, Bukan Ambang...
Towa News | 04 Maret 2026, 12.37 WIB
Produksi Beras Januari 2026 Tumbuh 38,56 Persen, Capai...
Towa News | 03 Maret 2026, 11.22 WIB
Kejagung Sita Puluhan Aset Tanah dan Pabrik Sawit...
Towa News | 03 Maret 2026, 10.59 WIB
WNI di Timur Tengah Diminta Waspada, Kemlu RI...
Towa News | 01 Maret 2026, 21.17 WIB