Dipublish oleh Tim Towa | 17 Desember 2025, 16:45 WIB
Towa News, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan sejumlah strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan menjelang 2026. Ia menargetkan pertumbuhan ekonomi hingga 8% dalam beberapa tahun ke depan, melampaui target APBN 2026 yang hanya 5,4%.
Purbaya menilai target pertumbuhan 5,4% dalam APBN 2026 belum memadai untuk menyerap pencari kerja yang terus bertambah. Untuk itu, diperlukan akselerasi pertumbuhan ekonomi dengan melibatkan sektor publik dan swasta secara aktif.
"Fokus saya adalah menjaga fondasi perekonomian. Capital market akan ikut karena size of company akan bertumbuh juga," kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa seperti dikutip dari Kemenkeu, Selasa (16/12), dalam program Economic Outlook 2026 Kompas TV.
Menkeu menekankan bahwa masyarakat akan merasakan dampak langsung dari stabilitas ekonomi, antara lain melalui harga kebutuhan pokok yang terjangkau dan akses lapangan kerja yang lebih luas. Hal ini menjadi indikator kesejahteraan yang dapat dirasakan langsung dari kebijakan pemerintah.
Purbaya mengakui adanya tantangan dalam mengubah sistem ekonomi yang dinilai kurang optimal. Namun, ia optimis Indonesia mampu melampaui target pertumbuhan 5,4% dengan mengaktifkan kembali sektor-sektor ekonomi yang stagnan.
Untuk mencapai target tersebut, pemerintah akan memperkuat sektor-sektor strategis seperti manufaktur, pertanian, dan energi. Selain itu, penguatan iklim investasi dan pasar modal juga menjadi prioritas sebagai pilar pertumbuhan ekonomi.
Menkeu menutup paparannya dengan menyatakan keyakinan bahwa Indonesia dapat mencapai status negara maju dalam 10-15 tahun mendatang. Dengan kebijakan fiskal yang tepat dan pengelolaan ekonomi yang baik, Indonesia diharapkan mampu keluar dari jebakan pendapatan menengah menuju negara maju dan sejahtera.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
IHSG Catat Rekor Tertinggi Sepanjang Masa, Tembus Level...
Towa News | 08 Januari 2026, 14.05 WIB
Pemerintah Tetapkan Target Penerimaan Pajak Rp 2.693 Triliun...
Towa News | 08 Januari 2026, 09.12 WIB
Mentan Amran Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk yang...
Towa News | 07 Januari 2026, 14.03 WIB
KFC dan Pizza Hut Merger Rp14,7 Triliun, Terus...
Towa News | 02 Januari 2026, 09.55 WIB
PayPal Ajukan Izin Pendirian Bank di Amerika Serikat
Towa News | 17 Desember 2025, 14.45 WIB