MEMUAT BERITA...

Menko Pangan: Penyalahgunaan hingga Minim SPPG Jadi Sorotan Perbaikan MBG

Tim Towa - Towa News
Kamis, 16 Juli 2026 11:45 WIB
Menko Pangan: Penyalahgunaan hingga Minim SPPG Jadi Sorotan Perbaikan MBG
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Foto: BPMI Setpres)

Towa News, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan sejumlah persoalan yang menjadi sorotan dalam pembenahan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mulai dari dugaan penyalahgunaan program hingga minimnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sejumlah daerah, menjadi fokus utama perbaikan yang tengah dilakukan pemerintah.

Hal itu disampaikan Zulkifli usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/7).

“Banyak ya, yang penyalahgunaan, kemudian titik-titik yang sudah layak menerima, kemudian sudah begitu banyak titik yang sudah ditentukan tetapi belum ada SPPG-nya,” kata Zulkifli Hasan, Rabu (15/7).

Zulkifli menjelaskan, persoalan tersebut turut mencakup ketidaksesuaian dalam penetapan lokasi penerima manfaat program. Kondisi ini, menurutnya, menjadi salah satu penyebab belum optimalnya penyaluran MBG di berbagai wilayah.

Menko Pangan menegaskan, pemerintah memberi waktu satu bulan untuk menuntaskan seluruh hambatan tersebut sekaligus merapikan tata kelola program.

“Mengenai MBG, akan menyelesaikan persoalan-persoalan yang selama ini menjadi hambatan atau penyalahgunaan. Kami minta waktu satu bulan, ya, satu bulan lagi, satu bulan untuk menyelesaikan merapikan,” ujar Zulkifli.

Ia menambahkan, hasil kajian mendalam atas berbagai persoalan tersebut akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo untuk selanjutnya menjadi dasar pengambilan keputusan.

“Setelah itu langkah-langkah berikutnya kami akan laporkan Bapak Presiden untuk nanti diputuskan, diberi arahan seperti apa keputusan akhirnya. Tetapi kami akan mengkaji lebih mendalam satu bulan dari hari ini,” tuturnya.

Pembenahan atas penyalahgunaan dan keterbatasan SPPG ini disebut sebagai bagian dari komitmen pemerintah memperkuat tata kelola MBG, agar program dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan menjangkau seluruh penerima manfaat sesuai sasaran.

Bagikan Artikel:

Diskusi & Komentar

Belum ada diskusi di artikel ini. Jadilah yang pertama!

Masuk untuk Bergabung ke Diskusi