Dipublish oleh Tim Towa | 29 Januari 2026, 15:08 WIB
Towa News, Jakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menggelar pertemuan di Kantor Sekretariat Kabinet pada Rabu malam, 28 Januari 2026. Dalam kunjungan tersebut, pejabat yang kerap disapa Gus Ipul itu membahas sejumlah perkembangan terkait pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia.
Salah satu bahasan utama adalah rencana kolaborasi antara Sekolah Rakyat dengan sejumlah perguruan tinggi dalam negeri maupun kedinasan. Kerja sama ini diharapkan mampu menyediakan wadah ilmu pengetahuan bagi lulusan Sekolah Rakyat ke depannya.
Program Sekolah Rakyat digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya memutus rantai kemiskinan lintas generasi. Inisiatif ini ditujukan agar anak-anak dari keluarga kurang mampu yang selama ini tidak dapat mengakses pendidikan formal tetap memperoleh hak atas pendidikan layak.
"Presiden ingin anak-anak dari keluarga tidak mampu, yang selama ini tidak mengenyam pendidikan formal, tetap memperoleh akses pendidikan yang layak, kehidupan yang lebih baik, serta asupan makanan bergizi," seperti dikutip dari akun Instagram @sekretariat.kabinet.
Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk menghapus kemiskinan turun-temurun. "Tidak boleh lagi ada orang miskin yang mewariskan kemiskinan kepada anak-anaknya," ujarnya seperti dilansir @sekretariat.kabinet.
Pemerintah berkomitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara bertahap melalui sektor pendidikan dan pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Komisi X DPR RI Perkuat Peran BPS Lewat...
Towa News | 30 Januari 2026, 13.54 WIB
Petugas Haji Perempuan Meningkat Jadi 33 Persen, Tertinggi...
Towa News | 30 Januari 2026, 13.33 WIB
BULOG Gandeng TNI AD Percepat Serapan Gabah Petani...
Towa News | 29 Januari 2026, 23.40 WIB
Proyek 141.000 Rumah Bersubsidi akan Serap 80 Ribu...
Towa News | 29 Januari 2026, 23.29 WIB
Prabowo Terima Laporan Pembebasan Lahan 30 Hektare untuk...
Towa News | 29 Januari 2026, 23.24 WIB