Dipublish oleh Tim Towa | 20 April 2026, 13:31 WIB
Towa News, Jakarta - Pemerintah menyiapkan anggaran senilai Rp 12 triliun dalam bentuk hibah tanaman perkebunan dan penguatan infrastruktur irigasi bagi petani di seluruh Indonesia. Program ini diumumkan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di hadapan 170 bupati yang dikumpulkan di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (20/4/2026).
Dari total anggaran tersebut, sebesar Rp 9,95 triliun dialokasikan khusus untuk hibah tanaman yang akan diberikan secara cuma-cuma kepada petani. Komoditas yang masuk dalam program ini mencakup tebu, kopi, kakao, mente, pala, dan kelapa, dengan target lahan seluas 870 ribu hektare di seluruh wilayah Indonesia.
"Kami target tahun 2026-2027, ada bantuan Bapak Presiden langsung, nilainya untuk tanaman itu gratis, hibah, totalnya Rp 9,95 triliun dalam bentuk tanaman dengan olah pupuk organik diberikan secara gratis," ujar Amran Senin (20/4/2026).
Selain hibah tanaman, pemerintah turut mengalokasikan lebih dari Rp 3 triliun untuk program irigasi. Amran menyebut program tersebut mencakup penambahan 30 ribu hektare cetak sawah baru serta pompanisasi yang ditargetkan menjangkau 1,5 juta hektare lahan pertanian nasional.
Kementerian Pertanian juga membuka pendaftaran bantuan pompa air sebanyak 80 ribu unit yang diproyeksikan mampu mengairi sekitar 1 juta hektare lahan, terutama di wilayah yang rentan mengalami kekeringan.
"Langsung hari ini mendaftar pompa untuk 80 ribu unit, kurang lebih 1 juta hektare, dan yang rajin datang bantuannya kita percepat," kata Amran.
Amran menegaskan bahwa distribusi bantuan tidak akan dilakukan secara merata tanpa mempertimbangkan potensi masing-masing daerah. Kepala daerah yang hadir langsung dalam pertemuan tersebut menjadi prioritas penerima bantuan, sekaligus sebagai bentuk seleksi terhadap bupati yang dinilai responsif terhadap program pemerintah pusat.
"Yang hadir sudah pasti dapat bantuan," tegas Amran.
Di sisi lain, Amran juga melaporkan capaian positif produksi padi nasional. Per Senin (20/4/2026), produksi padi Indonesia telah mencapai 4,9 juta ton dan diproyeksikan menembus angka 5 juta ton dalam tiga hingga empat hari ke depan.
"Alhamdulillah, hari ini padi kita sudah mencapai 4,9 juta ton dan 3-4 hari ke depan mencapai 5 juta ton. Itu kabar baik," ujar Amran.
Program hibah senilai Rp 12 triliun ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Kemendagri Usulkan Denda bagi Warga yang Kehilangan KTP...
Towa News | 20 April 2026, 14.29 WIB
Sidak Gudang Bulog di Magelang, Presiden Prabowo Pastikan...
Towa News | 19 April 2026, 21.21 WIB
Bank Indonesia: Sektor Pertanian Jadi Tulang Punggung Ekonomi...
Towa News | 18 April 2026, 14.15 WIB
Selat Hormuz Dibuka, Pertamina Segera Gerakkan Dua Kapal...
Towa News | 18 April 2026, 13.54 WIB
Kawendra Desak BNI Segera Selesaikan Kasus Dana Umat...
Towa News | 18 April 2026, 13.49 WIB