Dipublish oleh Tim Towa | 08 Desember 2025, 13:24 WIB
Towa News, Jakarta - PT Pertamina Patra Niaga mengerahkan berbagai moda suplai darurat guna memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah daerah terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera. Langkah ini diambil menyusul lonjakan permintaan BBM yang mencapai 50 persen dari konsumsi normal pascabencana.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa perusahaan telah mengaktifkan sejumlah fasilitas distribusi khusus untuk menjamin pasokan energi bagi masyarakat yang tengah melakukan pemulihan.
"Berbagai moda suplai kami aktifkan dari Pertamina Mobile SPBU, hingga canting untuk pengisian dari drum. Kami paham bahwa masyarakat sedang berupaya bangkit, dan energi adalah kebutuhan penting untuk itu," ujar Roberth seperti dikutip dari Antara, Senin (8/12).
Salah satu lokasi yang mendapat bantuan adalah SPBU 14.244.430 di Kelurahan Pangkalan, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang. Di tempat tersebut, tim Pertamina menyalurkan BBM jenis Pertalite dengan menggunakan mobil tanki modular berkapasitas 16 kiloliter yang dilengkapi nosel untuk melayani konsumen secara langsung.
Untuk mempercepat pelayanan, perusahaan juga menyiapkan 10 unit tabung mini yang turut dilengkapi nosel di lokasi tersebut. Selain di Aceh Tamiang, Pertamina Mobile SPBU juga dioperasikan di SPBU 11.201.106 Polonia, Kota Medan, guna mengatasi lonjakan kebutuhan BBM pascabencana.
Menurut Roberth, peningkatan konsumsi BBM di wilayah bencana mencapai 50 persen dibandingkan kondisi normal. Lonjakan ini terjadi setelah banjir dan longsor melanda tiga provinsi di Sumatera.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus melayani masyarakat di tengah situasi darurat.
"Setiap liter BBM yang kami salurkan bukan hanya soal operasional, tapi bagian dari upaya membantu saudara-saudara kita kembali pulih. Kami berkomitmen untuk memastikan layanan tetap aman, cepat, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat," kata Fahrougi seperti dilansir Antara.
Pihaknya juga memastikan akan terus menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya demi menjaga stabilitas pasokan energi selama masa pemulihan bencana.
Sumber: Antara
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Kemlu Lobi Iran agar Dua Tanker Pertamina Bisa...
Towa News | 06 Maret 2026, 14.32 WIB
MUI Ajak Ulama dan Umara Perkuat Persatuan di...
Towa News | 06 Maret 2026, 14.22 WIB
Kepatuhan Meta Hanya 28 Persen, Menkomdigi Sidak Kantor...
Towa News | 06 Maret 2026, 13.59 WIB
Dasco Serukan Persatuan Nasional, Minta Masyarakat Sipil Beri...
Towa News | 06 Maret 2026, 13.51 WIB
Presiden Prabowo Gelar Buka Puasa Bersama Pimpinan PBNU,...
Towa News | 05 Maret 2026, 19.16 WIB