Pertamina NRE Resmi Tercatat sebagai Pemegang 20% Saham Raksasa EBT Filipina

Dipublish oleh Tim Towa | 03 Februari 2026, 11:17 WIB

Bagikan:
X
Pertamina NRE Resmi Tercatat sebagai Pemegang 20% Saham Raksasa EBT Filipina
(dok.BUMN)

Towa News, Jakarta - PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) kini secara resmi terdaftar sebagai pemegang saham di Citicore Renewable Energy Corporation (CREC), perusahaan energi baru dan terbarukan terbesar di Filipina. Pencatatan kepemilikan saham ini dilakukan di Philippine Stock Exchange (PSE) pada 13 Januari 2026.

Kepemilikan saham sebesar 20% tersebut merupakan hasil akuisisi yang telah rampung pada Juni 2025 dengan nilai investasi mencapai USD 120 juta atau setara Rp 1,9 triliun. Transaksi ini ditandai melalui penandatanganan Share Subscription Agreement yang berlangsung di Jakarta.

Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya Pertamina NRE memperluas portofolio energi terbarukan di kawasan Asia Tenggara. CREC sendiri memiliki kapasitas terpasang bruto mencapai 596 MWp per Desember 2025 dan menargetkan perluasan hingga 5 GW pada 2029.

CEO & President CREC, Oliver Y. Tan, menilai kolaborasi ini sejalan dengan semangat kerja sama regional dalam pengembangan energi terbarukan. "Seraya memajukan sektor EBT di Filipina, kemitraan ini sesuai dengan pengalaman dan keahlian kami di teknologi energi terbarukan. Saya yakin melalui kerjasama ini, Pertamina NRE dan CREC dapat secara bersama memajukan tujuan transisi energi Filipina dan Indonesia sekaligus mendukung pertumbuhan di seluruh kawasan ASEAN melalui energi terbarukan," ujarnya seperti dilansir dari situs resmi BUMN, Senin (2/2).

Pjs. Corporate Secretary Pertamina NRE, Rika Gresia Wahyudi, menyebutkan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam meningkatkan kapasitas energi terbarukan. "Dengan menjadi pemegang saham di emiten EBT terkemuka di Filipina, Pertamina NRE bangga dapat berkontribusi dalam pengembangan sektor EBT tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kawasan Asia Tenggara," katanya seperti dikutip situs resmi  BUMN.

Melalui kemitraan ini, kedua perusahaan diharapkan dapat berkolaborasi menggarap proyek-proyek energi terbarukan di Indonesia dan Asia Tenggara, termasuk peningkatan keahlian teknis dan transfer teknologi. Kolaborasi strategis ini juga menjadi fondasi bagi Pertamina NRE untuk memperluas kapabilitas bisnis energi terbarukan yang berkelanjutan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video