Prabowo Anugerahkan Pangkat Kehormatan kepada Mantan Ajudan Bung Karno, Sidarto Danusubroto

Tim Towa - Towa News
Rabu, 01 Juli 2026 12:36 WIB
Prabowo Anugerahkan Pangkat Kehormatan kepada Mantan Ajudan Bung Karno, Sidarto Danusubroto
Presiden Prabowo sematkan pangkat kehormatan kepada mantan ajudan Bung Karno, Sidarto Danusubroto, dalam upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Bogor, Rabu (1/7/2026). (Dok.Sekertariat Presiden)

Towa News, Bogor - Presiden Prabowo Subianto menyematkan pangkat kehormatan Republik Indonesia kepada mantan Ketua MPR RI periode 2013-2014, Irjen Pol (Purn) Sidarto Danusubroto, yang juga dikenal sebagai ajudan terakhir Presiden pertama RI, Soekarno. Penganugerahan tersebut berlangsung dalam upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Satuan Latihan Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).

Selain Sidarto, dua purnawirawan Polri lain turut menerima kehormatan serupa dalam upacara tersebut, yakni mantan Ketua KPK periode 2015 Irjen Pol (Purn) Taufiequrachman Ruki, serta mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara periode 2004-2009 Brigjen Pol (Purn) Taufiq Effendi.

Sidarto tercatat sebagai ajudan Presiden Soekarno sejak 6 Februari 1967, menggantikan Komisaris Besar Polisi Sumirat yang saat itu ditahan. Ia mendampingi Bung Karno pada periode krusial pasca-terbitnya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) hingga menjelang wafatnya sang proklamator.

Selama menjalankan tugas tersebut, Sidarto sempat menjalani interogasi selama empat tahun akibat keterlibatannya dalam rencana melarikan Bung Karno dari masa tahanan rumah di Wisma Yaso.

Lahir di Pandeglang, Banten, pada 11 Juni 1936, Sidarto mengawali pendidikan kepolisiannya di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 1955, lalu melanjutkan studi kepolisian di Amerika Serikat pada 1964-1965.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyebut latar belakang pendidikan di Amerika Serikat itu menjadi salah satu alasan Sidarto dipercaya sebagai ajudan Presiden Soekarno kala itu.

Usai bertugas sebagai ajudan presiden, karier Sidarto di kepolisian terus menanjak. Ia pernah menjabat Kepala Polres Tangerang, Kepala Dinas Penerangan Polri, hingga Kepala Interpol Indonesia. Sidarto juga dua kali dipercaya memimpin kepolisian daerah, yaitu sebagai Kapolda Sumatera Bagian Selatan dan Kapolda Jawa Barat.

Setelah purna tugas dari kepolisian, Sidarto meniti karier politik sebagai anggota DPR/MPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) selama tiga periode sejak 1999. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kemudian menunjuknya sebagai Ketua MPR RI pada 2013, menggantikan Taufiq Kiemas yang meninggal dunia saat masih menjabat.

Sidarto juga pernah menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Bagikan Artikel:

Diskusi & Komentar

Belum ada diskusi di artikel ini. Jadilah yang pertama!

Masuk untuk Bergabung ke Diskusi