Towa News, Bogor - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah pesan penting kepada jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Pesan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden di Satuan Latihan Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan aset paling berharga yang wajib dijaga oleh setiap anggota kepolisian.
"Pertama, jagalah kepercayaan rakyat. Karena kepercayaan adalah senjata terkuat seorang polisi," ujar Presiden Prabowo.
Presiden juga meminta seluruh personel Polri untuk senantiasa dekat dengan masyarakat dan memberikan pelayanan yang optimal. Ia menekankan bahwa fungsi polisi seharusnya melindungi dan mengayomi warga, bukan justru mempersulit mereka.
Lebih lanjut, Prabowo mengingatkan bahwa gaji dan fasilitas yang diterima aparat berasal dari uang rakyat, sehingga harus diimbangi dengan pengabdian yang sungguh-sungguh.
Presiden turut menyoroti pentingnya keadilan dalam penegakan hukum. Ia mendorong anggota Polri untuk berani berpihak pada kebenaran serta melindungi pihak-pihak yang rentan, tanpa gentar terhadap tekanan dari kalangan mana pun.
"Jangan pernah takut kepada siapapun. Kita hanya takut kepada Tuhan Yang Maha Esa," katanya dengan tegas.
Presiden Prabowo juga meminta institusi Polri terus mengembangkan kapasitas anggotanya, termasuk dalam penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kecerdasan buatan (AI). Ia menilai kemampuan tersebut diperlukan agar aparat mampu mengimbangi kompleksitas kejahatan di era modern.
Selain itu, Prabowo menegaskan bahwa Polri tidak bisa bekerja sendirian dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Ia meminta institusi tersebut memperkuat kolaborasi dengan TNI, pemerintah, tokoh masyarakat, kalangan ulama, hingga seluruh elemen bangsa.
Sebagai penutup, Presiden mengingatkan pentingnya evaluasi dan perbaikan diri secara berkelanjutan di tubuh Polri. Ia berpesan agar institusi tersebut tidak bersikap sombong meski telah mencapai berbagai kemajuan.
"Jangan pernah berhenti memperbaiki diri. Jangan sombong. Semakin berisi, semakin menunduk. Rendah hati tidak berarti rendah diri, justru mereka yang kuat akan semakin sopan dan semakin berperilaku baik," kata Presiden Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengapresiasi langkah Polri yang dinilai konsisten melakukan pembenahan organisasi, meningkatkan disiplin dan profesionalisme, serta memperkuat pelayanan publik bersama seluruh komponen bangsa.
Diskusi & Komentar
Belum ada diskusi di artikel ini. Jadilah yang pertama!