Dipublish oleh Tim Towa | 02 Februari 2026, 16:15 WIB
Towa News, Bogor - Presiden Prabowo Subianto menyerukan persatuan seluruh komponen bangsa untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Menurutnya, persoalan ini harus dihadapi dengan jujur dan kerja nyata, bukan sikap menyerah.
Kepala negara mengakui Indonesia masih dihadapkan pada tantangan besar meski memiliki kekayaan alam melimpah. Banyak warga negara yang masih hidup dalam kondisi sulit.
"Kita harus paham bahwa kita masih menghadapi kesulitan. Kita masih menghadapi tantangan. Kita masih menghadapi kekurangan. Kita tahu bahwa rakyat kita masih banyak yang mengalami kesulitan hidup," kata Presiden Prabowo seperti dilansir dari youtube Sekertariat Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Prabowo mengajak semua pihak tanpa memandang afiliasi politik, golongan, maupun kepentingan untuk bersatu menghadapi permasalahan kemiskinan. Ia menekankan pentingnya tekad kuat dan aksi konkret.
"Kita harus berjuang bersama-sama. Semua unsur, semua tingkatan, semua latar belakang, semua partai manapun. Kita harus bersatu, kita harus berjuang menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia. Kita tidak boleh menyerah, kita tidak boleh takut dengan kesulitan," tegas Prabowo.
Dalam kesempatan itu, presiden juga mengingatkan tanggung jawab para pemimpin di berbagai level. Ia menyebut elit dan unsur kepemimpinan punya kewajiban moral mengelola kekayaan negara untuk kesejahteraan rakyat.
"Sekarang saya gugah kita semua, saya gugah, mari kita semua sebagai pemimpin, mari kita sekarang membulatkan tekad kita, membenahi diri kita dan unsur kita, dan lingkungan kita, dan lingkaran kita. Mari kita bertekad untuk menyelamatkan, menjaga, dan mengelola kekayaan alam kita untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat kita," ujar Prabowo.
Prabowo menolak sikap bermusuhan akibat perbedaan politik. Menurutnya, persaingan dalam demokrasi wajar terjadi, namun setelah kontestasi selesai semua pihak harus kembali bersatu melayani rakyat.
"Kalah menang biasa karena kita mengabdi untuk bangsa dan rakyat Indonesia," katanya.
Presiden menegaskan komitmennya memimpin secara inklusif dan adil tanpa membeda-bedakan latar belakang politik atau hasil pemilihan di daerah.
"Tugas saya, kewajiban saya adalah seluruh rakyat Indonesia," pungkas Prabowo.
Rakornas tersebut dihadiri oleh para gubernur, bupati, walikota, serta pejabat pemerintah pusat dan daerah se-Indonesia.
Sumber: BPMI Setpres
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Kemlu Lobi Iran agar Dua Tanker Pertamina Bisa...
Towa News | 06 Maret 2026, 14.32 WIB
MUI Ajak Ulama dan Umara Perkuat Persatuan di...
Towa News | 06 Maret 2026, 14.22 WIB
Kepatuhan Meta Hanya 28 Persen, Menkomdigi Sidak Kantor...
Towa News | 06 Maret 2026, 13.59 WIB
Dasco Serukan Persatuan Nasional, Minta Masyarakat Sipil Beri...
Towa News | 06 Maret 2026, 13.51 WIB
Presiden Prabowo Gelar Buka Puasa Bersama Pimpinan PBNU,...
Towa News | 05 Maret 2026, 19.16 WIB