Dipublish oleh Tim Towa | 21 Mei 2025, 18:16 WIB
Towa News,Tangerang - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia terbuka bagi semua pihak, baik dari dalam maupun luar negeri, yang ingin berinvestasi di sektor minyak dan gas (migas) serta konstruksi. Hal itu ia sampaikan usai meresmikan pembukaan Konvensi dan Pameran Tahunan ke-49 Indonesian Petroleum Association (IPA) di ICE BSD, Tangerang, pada Rabu (21/5).
“Kita sangat terbuka kepada semua pengusaha dari mana pun yang ingin berpartisipasi, termasuk di sektor migas dan konstruksi,” ujar Prabowo dalam sesi wawancara.
Ia juga menyebutkan bahwa salah satu perusahaan, E Dwu Engineering, telah menyampaikan minat untuk berinvestasi di bidang tersebut.
Prabowo menyambut baik antusiasme para pelaku industri energi dalam konvensi ini. Ia mencatat bahwa perhelatan tersebut diikuti oleh perwakilan dari sekitar 60 negara, termasuk sejumlah perusahaan besar dunia seperti ExxonMobil, BP, dan Mubadala.
“Kegiatan mereka sangat besar di sini. Bahkan Mubadala baru saja menemukan ladang gas raksasa di wilayah Andaman, yang disebut-sebut sebagai salah satu ladang gas terbesar di Asia Tenggara dalam beberapa dekade terakhir,” ungkapnya.
Temuan ladang gas tersebut, yang disebut memiliki cadangan hingga 10 triliun kaki kubik (TCF), dinilai sebagai capaian luar biasa. Prabowo optimistis bahwa potensi besar ini dapat membantu Indonesia mencapai target strategis nasional dalam sektor energi.
“Kalau tidak ada halangan, kita harapkan tahun 2028 atau 2029 kita bisa mencapai target yang telah kita tetapkan,” pungkasnya.
Konvensi dan Pameran IPA ke-49 ini menjadi ajang penting untuk mempertemukan para pemangku kepentingan di sektor energi, sekaligus memperkuat kerja sama antara pemerintah, BUMN, dan investor asing dalam mengelola potensi energi nasional.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Presiden Prabowo Gelar Buka Puasa Bersama Pimpinan PBNU,...
Towa News | 05 Maret 2026, 19.16 WIB
Iran Ancam Serang Kota-kota di Eropa jika Negara-negara...
Towa News | 05 Maret 2026, 10.42 WIB
Yusril: Stabilitas Pemerintahan Ditentukan Kompromi Politik, Bukan Ambang...
Towa News | 04 Maret 2026, 12.37 WIB
Produksi Beras Januari 2026 Tumbuh 38,56 Persen, Capai...
Towa News | 03 Maret 2026, 11.22 WIB
Kejagung Sita Puluhan Aset Tanah dan Pabrik Sawit...
Towa News | 03 Maret 2026, 10.59 WIB