Dipublish oleh Tim Towa | 28 November 2025, 12:43 WIB
Towa News, Jakarta – Pemerintah mengirim bantuan darurat menggunakan empat pesawat militer ke tiga provinsi yang dilanda bencana alam pada Jumat (28/11/2025) pagi. Pengiriman ini merupakan perintah langsung Presiden Prabowo Subianto yang telah menginstruksikan respons cepat sejak hari pertama kejadian.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan, keempat pesawat yang terdiri dari tiga unit Hercules dan satu unit A400 lepas landas dari Lanud Halim Perdanakusuma sekitar pukul 07.30 WIB.
"Pagi ini sekitar pukul setengah delapan pagi, telah diberangkatkan, atas instruksi langsung Bapak Presiden tadi malam kepada seluruh jajaran terkait, untuk memberangkatkan pagi ini empat pesawat: tiga pesawat Hercules, kemudian satu pesawat A400 yang awal bulan ini tiba di tanah air untuk terbang ke tiga provinsi yang terdampak bencana," ujar Seskab seperti dikutip dari BPMI Setpres, Jumat (28/11).
Pesawat-pesawat tersebut akan mendarat di bandara terdekat dengan lokasi bencana, yakni Bandara Minangkabau di Padang (Sumatera Barat), Bandara Silangit di Tapanuli (Sumatera Utara), serta Bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh dan Bandara Malikussaleh Lhokseumawe (Aceh).
Koordinasi Langsung dengan Pemda
Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa ini bukan operasi bantuan pertama. Sejak bencana terjadi pada 25 November 2025, bantuan terus dikirim melalui pesawat TNI dan maskapai sipil. Presiden telah memerintahkan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan untuk mengkoordinasikan penanganan secara langsung.
Presiden dan jajaran terkait telah berkomunikasi langsung dengan kepala daerah di wilayah terdampak untuk memastikan bantuan sesuai kebutuhan lapangan.
"Kemarin sudah menghubungi langsung, menelpon langsung para kepala daerah di Sumatera Barat, kemudian Pak Masinton, kemudian Gus Irawan, Bupati Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan sudah dihubungi juga termasuk Gubernur Sumatera Utara dan Provinsi Aceh," kata Seskab seperti dilaporkan BPMI Setpres.
Rincian Bantuan
Berdasarkan data kebutuhan dari pemerintah daerah, bantuan yang dikirim meliputi 150 unit tenda darurat, 64 perahu karet untuk evakuasi, genset, 100 unit alat komunikasi, bahan makanan siap saji, serta tim medis dari TNI dan Kementerian Kesehatan.
"Jadi hari ini diberangkatkan sesuai kebutuhan yakni tenda sebanyak sekitar 150, kemudian ada perahu karet karena sangat penting untuk evakuasi ada sekitar 64, kemudian genset, alat bantu listrik, kemudian yang terpenting juga alat komunikasi diberangkatkan sekitar 100 alat komunikasi ke sana agar signal komunikasi bisa dimulai kembali. Kemudian juga bahan makanan siap saji, kemudian tim medis dari TNI, kemudian juga dari Kementerian Kesehatan," ungkap Teddy seperti dikutip dari BPMI Setpres.
Seskab menyampaikan bahwa Presiden menekankan agar seluruh bantuan harus sampai ke wilayah terdalam yang terdampak bencana.
"Yang penting semua bantuan segera terbang ke lokasi sampai daerah terdalam, terdetail mengenai lokasi tersebut sampai ke dalam," tegas Seskab dalam keterangan pers seperti dilaporkan BPMI Setpres.
Dalam beberapa hari terakhir, distribusi bantuan terus berjalan melalui pesawat TNI dan maskapai sipil. Pemerintah menegaskan komitmen penuh menempatkan keselamatan warga sebagai prioritas utama dalam penanganan bencana ini.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Kemlu Lobi Iran agar Dua Tanker Pertamina Bisa...
Towa News | 06 Maret 2026, 14.32 WIB
MUI Ajak Ulama dan Umara Perkuat Persatuan di...
Towa News | 06 Maret 2026, 14.22 WIB
Kepatuhan Meta Hanya 28 Persen, Menkomdigi Sidak Kantor...
Towa News | 06 Maret 2026, 13.59 WIB
Dasco Serukan Persatuan Nasional, Minta Masyarakat Sipil Beri...
Towa News | 06 Maret 2026, 13.51 WIB
Presiden Prabowo Gelar Buka Puasa Bersama Pimpinan PBNU,...
Towa News | 05 Maret 2026, 19.16 WIB