Dipublish oleh Tim Towa | 13 Februari 2026, 16:04 WIB
Towa News,Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan gizi, terutama bagi kelompok rentan.
Ia melanjutkan bahwa kebijakan tersebut mungkin tidak terasa relevan bagi kalangan berpenghasilan dan pendidikan tinggi. Namun, bagi mayoritas rakyat, program tersebut dinilai sangat diperlukan sebagai bentuk kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar.
"Makan bergizi gratis mungkin tidak penting untuk orang-orang yang cukup berada, mungkin tidak penting bagi mereka yang di atas. Tapi di seluruh dunia yang saya pelajari, makan bergizi gratis adalah sangat-sangat diperlukan oleh mayoritas rakyat," ujar Prabowo dalam peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan gudang ketahanan pangan Polri di kutip dari youtube sekertariat Presiden, Jumat (13/2).
Prabowo menyampaikan ungkapan tersebut sebagai respons atas kritikan terhadap MBG kala program ini diluncurkan tahun lalu. Ia berkisah, orang-orang terdidik kala itu mengejek dan menghina program tersebut karena hanya dianggap sebagai pemborosan anggaran negara.
Kendati demikian, Prabowo yakin bahwa pemerintah sudah mengambil langkah yang tepat. Menurutnya, persoalan kekurangan gizi masih menjadi tantangan nyata bagi banyak anak Indonesia, yang jika tidak ditangani dapat menghambat tumbuh kembang dan memperdalam kemiskinan.
"Mungkin (kritik tersebut) sebagai ungkapan dendam dan dengki, mungkin adalah biasa. Tapi sesuatu yang menyerang hal yang sangat diperlukan oleh orang-orang yang belum kuat ekonominya, sungguh-sungguh menyedihkan bagi saya," ujar Prabowo.
"Tapi, saya yakin waktu itu saya berada di jalan yang benar. Saya yakin bahwa tujuan kita benar dan baik," imbuh dia.
Prabowo menambahkan bahwa program ini bukanlah kebijakan yang tanpa arah. Ia berujar bahwa MBG lahir setelah dirinya mempelajari pengalaman negara-negara lain yang menunjukkan bahwa intervensi langsung pemerintah adalah kunci utama pemenuhan gizi masyarakat.
"Sudah puluhan negara lain melaksanakan, puluhan negara lain. Dan negara-negara yang maju, negara-negara yang demokratis, pasti punya program makan bergizi gratis untuk rakyatnya," tutup dia.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
KKP Perketat Pengawasan Mutu Ikan Jelang Ramadan 2026
Towa News | 13 Februari 2026, 15.08 WIB
Gerindra Usul Penempatan Personel Keamanan di Bandara Perintis...
Towa News | 13 Februari 2026, 14.35 WIB
Polri Punya 1.179 SPPG, Diproyeksi Beri Manfaat ke...
Towa News | 13 Februari 2026, 14.31 WIB
Prabowo Perintahkan Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Skala Mikro...
Towa News | 12 Februari 2026, 17.27 WIB
Danantara Instruksikan BUMN Pelayaran Beli Kapal Produksi PT...
Towa News | 11 Februari 2026, 13.17 WIB