Prabowo Sebut Korea Selatan Sahabat Dekat RI dalam Pertemuan Bilateral di Blue House

Dipublish oleh Tim Towa | 01 April 2026, 14:45 WIB

Bagikan:
X
Prabowo Sebut Korea Selatan Sahabat Dekat RI dalam Pertemuan Bilateral di Blue House
(Dok.Sekertariat Presiden)

Towa News, Seoul - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung di Istana Kepresidenan Cheong Wa Dae atau Blue House, Seoul, Rabu (1/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, kedua kepala negara menyepakati perluasan kerja sama di sejumlah sektor strategis.

Prabowo menegaskan bahwa kunjungan kenegaraan perdananya ke Negeri Ginseng itu memiliki makna strategis sekaligus mencerminkan kesungguhan Indonesia dalam mempererat kemitraan kedua negara.

"Bagi saya, kunjungan kenegaraan pertama ini sangat penting. Saya menganggap Korea sebagai sahabat dekat Indonesia dan saya ingin meningkatkan kerja sama ini," ujar Prabowo Subianto dalam keterangan Biro Sekretariat Presiden, Rabu (1/4/2026).

Dalam pertemuan itu, Prabowo turut menyoroti pentingnya keterbukaan dan kejujuran sebagai fondasi hubungan antarnegara yang konstruktif, termasuk dalam menghadapi perbedaan pandangan yang mungkin muncul.

Ia juga menekankan bahwa Indonesia dan Korea Selatan memiliki kepentingan bersama yang kuat, baik sebagai negara di kawasan Pasifik maupun sebagai negara dengan orientasi perdagangan.

"Kita berdua adalah negara di Pasifik. Kita berdua adalah negara perdagangan. Kita membutuhkan hubungan yang baik untuk kesejahteraan ekonomi kedua negara kita, dan mungkin kita memiliki peran yang saling melengkapi," kata Prabowo.

Prabowo menilai kemajuan Korea Selatan di bidang industri, sains, dan teknologi berpotensi besar untuk bersinergi dengan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia.

Lebih jauh, ia menyoroti pentingnya peran kerja sama bilateral dalam menjaga stabilitas dan perdamaian di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

"Kunjungan kenegaraan saya ke sini berlangsung di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian dan bahaya. Oleh karena itu, hubungan antarnegara seperti Indonesia dan Republik Korea menjadi semakin penting," ungkap Prabowo, Rabu (1/4/2026).

Menutup pernyataannya, Prabowo mendorong para menteri dari kedua negara untuk segera mengambil langkah konkret guna merealisasikan peningkatan kemitraan strategis khusus antara Indonesia dan Korea Selatan.

"Marilah kita meminta para menteri kita untuk berupaya mewujudkan peran yang lebih tinggi ini," kata Prabowo.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video