Prabowo Sebut Program Makan Bergizi Gratis Bentuk Intervensi Negara Atasi Masalah Gizi Anak

Dipublish oleh Tim Towa | 07 Januari 2026, 10:25 WIB

Bagikan:
X
Prabowo Sebut Program Makan Bergizi Gratis Bentuk Intervensi Negara Atasi Masalah Gizi Anak
(Foto: BPMI Setpres)

Towa News, Bogor - Presiden Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan respons negara terhadap tingginya angka malnutrisi pada anak-anak Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Taklimat Awal Tahun kepada jajaran Kabinet Merah Putih di kediamannya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/1/2026).

Kepala Negara memaparkan, hasil kajian memperlihatkan lebih dari 20 hingga 30 persen anak di Indonesia mengalami kekurangan gizi. Kondisi ini diperparah dengan banyaknya anak yang berangkat ke sekolah tanpa sarapan atau hanya mengonsumsi nasi dengan sayuran seadanya.

"Itu yang jelas dikatakan malnutrisi, stunting, badannya sangat lemah, pertumbuhannya tidak normal. Kemudian ternyata puluhan juta anak-anak Indonesia berangkat sekolah tanpa makan pagi. Banyak juga makan mereka hanya nasi dengan daun-daun," ujar Prabowo seperti dilaporkan BPMI Setpres.

Prabowo menjelaskan, situasi tersebut mengharuskan pemerintah melakukan intervensi langsung melalui program MBG untuk menyelamatkan generasi mendatang. Program yang telah berjalan selama setahun ini dilaporkan telah menjangkau 55 juta penerima manfaat, termasuk ibu hamil.

"Hari ini adalah 6 Januari 2026 dan kita sudah mencapai hari ini dilaporkan kepada saya 55 juta penerima manfaat, 55 juta, 55 juta anak-anak Indonesia menerima makan tiap hari dan termasuk ibu-ibu hamil. Ini sesuatu yang membanggakan juga," katanya dalam taklimat tersebut.

Presiden mengakui masih terdapat kekurangan dan kemungkinan penyimpangan dalam implementasi program. Namun, berdasarkan evaluasi objektif, tingkat keberhasilan MBG mencapai 99 persen.

"Dengan kekurangan 0,00 sekian itu pun bagi kita sesuatu yang harus kita atasi, dan Alhamdulillah kita sudah mengatasi, dan kita sedang atasi terus. Langkah demi langkah, pengawasan demi pengawasan, langkah-langkah pengamanan terus kita lakukan. Tapi intinya adalah bahwa kita intervensi," tutur Prabowo seperti dikutip dari BPMI Setpres.

Prabowo menekankan pentingnya peran pemimpin dalam memberantas kelaparan dan kemiskinan. Ia mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk tetap konsisten menjalankan program demi kepentingan rakyat dan masa depan bangsa.

"Kita buktikan. Kalau niat kita bersih, niat kita tidak mencuri uang rakyat, kita berbuat untuk kepentingan rakyat, kepentingan bangsa kita, keselamatan bangsa kita, kita tidak perlu ragu-ragu, kita tidak perlu sedikitpun gentar," tegasnya.

Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan generasi muda Indonesia. Dengan capaian 55 juta penerima manfaat, program ini diharapkan dapat mengurangi angka stunting dan malnutrisi di Tanah Air.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video