Dipublish oleh Tim Towa | 19 November 2025, 15:46 WIB
Towa News, Surakarta - Presiden Prabowo Subianto menargetkan setiap kabupaten dan kota di Indonesia memiliki rumah sakit dengan standar canggih dalam empat tahun ke depan. Target ambisius ini disampaikan saat meresmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia di Surakarta, Rabu (20/11/2024).
Prabowo menyebut RS Kardiologi Emirates-Indonesia sebagai tolok ukur untuk rumah sakit lain di Indonesia karena memiliki peralatan medis tercanggih. Di seluruh Indonesia, hanya empat rumah sakit yang memiliki teknologi setara.
"Saya menghendaki tiap kabupaten-kota memiliki rumah sakit yang canggih seperti ini. Dalam empat tahun yang akan datang, kita akan berusaha mencapai itu," ujar Prabowo seperti dikutip dari BPMI Setpres.
Standar untuk 66 RS Baru
Presiden menginstruksikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin agar 66 rumah sakit baru yang sedang dibangun tidak kalah dengan standar RS Kardiologi Emirates-Indonesia.
"Menteri Kesehatan, bisa ya? Bisa?" tanya Prabowo kepada Menkes dalam acara peresmian menurut keterangan BPMI Setpres.
Pembangunan 66 rumah sakit baru tersebut sudah dimulai dengan alokasi anggaran yang telah disiapkan pemerintah.
Pelayanan Kesehatan Kewajiban Negara
Prabowo menegaskan pelayanan kesehatan merupakan salah satu kewajiban negara. Negara yang berhasil, menurutnya, adalah negara yang mampu memberi pelayanan kesehatan layak untuk seluruh rakyat.
"Saya akan alokasikan biaya yang cukup besar untuk pelayanan kesehatan," kata Prabowo dalam laporan BPMI Setpres.
Pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur kesehatan, tetapi juga penambahan sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Perluasan Tenaga Medis
Untuk mendukung peningkatan layanan kesehatan, pemerintah merencanakan perluasan fasilitas pendidikan tenaga medis secara besar-besaran. Indonesia membutuhkan tambahan dokter, dokter gigi, perawat, dan paramedis dalam jumlah signifikan.
Menteri Kesehatan menyarankan penambahan 30 fakultas kedokteran baru. Fakultas kedokteran yang sudah ada juga akan menambah kuota mahasiswa.
"Khusus untuk dokter, saya upayakan bahwa sebagian besar, kalau bisa semuanya, insya Allah bisa itu beasiswa penuh," ungkap Prabowo seperti dilansir BPMI Setpres.
Program beasiswa penuh juga akan diberikan untuk mahasiswa keperawatan dan paramedis guna mempercepat pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan di seluruh Indonesia.
Sumber: BPMI Setpres
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Kemlu Lobi Iran agar Dua Tanker Pertamina Bisa...
Towa News | 06 Maret 2026, 14.32 WIB
MUI Ajak Ulama dan Umara Perkuat Persatuan di...
Towa News | 06 Maret 2026, 14.22 WIB
Kepatuhan Meta Hanya 28 Persen, Menkomdigi Sidak Kantor...
Towa News | 06 Maret 2026, 13.59 WIB
Dasco Serukan Persatuan Nasional, Minta Masyarakat Sipil Beri...
Towa News | 06 Maret 2026, 13.51 WIB
Presiden Prabowo Gelar Buka Puasa Bersama Pimpinan PBNU,...
Towa News | 05 Maret 2026, 19.16 WIB