MEMUAT BERITA...

Prabowo Tegaskan Tak Boleh Ada Ego Sektoral dalam Pemberantasan Narkoba

Tim Towa - Towa News
Kamis, 23 Juli 2026 15:53 WIB
Prabowo Tegaskan Tak Boleh Ada Ego Sektoral dalam Pemberantasan Narkoba
Presiden Prabowo Subianto (dok.istimewa)

Towa News, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah pusat maupun daerah untuk memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan dan program kerja Badan Narkotika Nasional (BNN). Ia menegaskan tidak boleh ada ego sektoral di antara lembaga dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika.

Instruksi tersebut disampaikan melalui amanat yang dibacakan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional di Lido, Bogor, Kamis (23/7/2026).

"Perjalanan kita masih panjang. Oleh karena itu, melalui acara ini, saya memerintahkan kepada seluruh jajaran pemerintah, baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah, untuk mendukung penuh tanpa kecuali seluruh kebijakan dan program kerja Badan Narkotika Nasional," kata Presiden Prabowo Subianto dalam sambutan yang dibacakan Djamari Chaniago seperti dikutip dari DetikNews, Kamis (23/7).

Dalam pernyataannya, Prabowo menekankan pentingnya kekompakan seluruh pemangku kepentingan agar tidak ada pihak yang bersikap acuh terhadap bahaya narkotika. Menurutnya, penanganan masalah ini membutuhkan satu komando dan satu visi bersama demi keselamatan masyarakat.

"Saya tidak ingin mendengar ada ego sektoral, saya tidak mau ada yang acuh tak acuh terhadap ancaman ini. Semua harus bergerak dalam satu komando, satu visi untuk menyelamatkan rakyat Indonesia," ujar Presiden Prabowo Subianto.

Selain menyoroti koordinasi antarlembaga, Prabowo turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih waspada terhadap ancaman narkotika, khususnya demi melindungi generasi muda. Momentum peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2026, kata dia, harus dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian bersama.

"Menutup arahan ini, saya mengajak kepada seluruh elemen bangsa mari kita jadikan momentum hari anti narkotika international 2026 untuk meningkatkan kewaspadaan kita, bentengi masa depan anak-anak kita dari ancaman narkotika, lindungi keluarga kita, dan bersihkan lingkungan kita dari segala bentuk peredaran gelap narkotika," kata Presiden Prabowo Subianto, Kamis (23/7).

Prabowo menyatakan optimismenya bahwa kolaborasi lintas sektor, inovasi, serta kepedulian tinggi dari semua pihak dapat memutus mata rantai peredaran narkotika di Indonesia.

"Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan kepedulian yang tinggi, saya yakin kita mampu memutus rantai peredaran narkotika dan mewujudkan RI yang bersih dari narkotika," ujar Presiden Prabowo Subianto.

Bagikan Artikel:

Diskusi & Komentar

Belum ada diskusi di artikel ini. Jadilah yang pertama!

Masuk untuk Bergabung ke Diskusi