Prabowo Tinjau Korban Bencana di Tapanuli Tengah, Janji Segera Atasi Kesulitan

Dipublish oleh Tim Towa | 01 Desember 2025, 10:43 WIB

Bagikan:
X
Prabowo Tinjau Korban Bencana di Tapanuli Tengah, Janji Segera Atasi Kesulitan
(dok.kompas tv)

Towa News, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melakukan peninjauan langsung ke daerah yang terkena dampak banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Senin (1/12/2025). Dalam kunjungan tersebut, Presiden mengungkapkan sejumlah kendala yang dihadapi dalam upaya penanganan bencana.

Kepala negara menyampaikan bahwa hambatan utama dalam proses evakuasi dan distribusi bantuan adalah rusaknya infrastruktur jalan akibat bencana.

"Banyak jalur masih terputus, tapi kita segera melakukan segala upaya untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang dialami," ujar Presiden Prabowo Subianto seperti dilaporkan DetikNews, Senin (1/12/2025).

Salah satu persoalan mendesak yang disoroti adalah kelangkaan bahan bakar minyak di wilayah bencana. Menanggapi hal ini, pemerintah telah mengambil langkah konkret dengan mendistribusikan pasokan BBM melalui jalur laut dan udara.

"Sekarang masalah BBM tadi kita kapal besar sudah bisa merapat di Sibolga, kemudian herkules terus kita kerahkan, mungkin tiap hari beberapa titik yang bisa didaratkan," kata Prabowo seperti dikutip DetikNews.

Presiden memberikan apresiasi kepada seluruh instansi yang terlibat dalam operasi tanggap darurat, termasuk TNI, Polri, Kementerian PUPR, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Ia meyakini kolaborasi antarinstansi akan mempercepat pemulihan pascabencana.

"Jadi sekarang ini saya kira saya terima kasih sama semua instansi, TNI Polri, PU, BNPB, juga bekerja dengan baik, kita hadapi ini, kita hadapi musibah dengan tabah dan dengan solidaritas semuanya kompak kita atasi, negara kita kuat sekarang mampu untuk mengatasi," ungkap Prabowo dalam laporan DetikNews.

Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda tiga provinsi—Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat—telah menewaskan sedikitnya 442 orang hingga Senin pagi. Jumlah korban diperkirakan masih akan bertambah seiring berjalannya proses evakuasi di lokasi-lokasi yang sulit dijangkau.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video