Dipublish oleh Admin | 15 Januari 2025, 05:17 WIB
Towa News, Jakarta - Presiden Korea Selatan yang telah dimakzulkan, Yoon Suk-yeol, resmi ditangkap oleh Badan Investigasi Korupsi untuk Pejabat Tinggi (CIO) pada Rabu, 15 Januari 2025. Penangkapan ini dilakukan setelah upaya kedua untuk menahannya berhasil.
Yoon sebelumnya menolak tiga kali panggilan pemeriksaan terkait deklarasi darurat militer yang ia umumkan pada 3 Desember 2024. Deklarasi tersebut dianggap sebagai bentuk pemberontakan dan penyalahgunaan kekuasaan, yang kemudian mendorong Majelis Nasional memakzulkannya pada 14 Desember 2024.
Dalam upaya penangkapan pertama pada 3 Januari 2025, penyidik CIO menghadapi perlawanan sengit dari Dinas Keamanan Presiden dan pendukung Yoon yang membentuk blokade di kediamannya di Seoul. Namun, dalam upaya kedua, dilansir AFP, para penyidik yang didampingi personel kepolisian berhasil memaksa masuk menggunakan tangga untuk melewati blokade.
Menurut Kantor Berita Yonhap, rekaman Yonhap TV menunjukkan sekitar 20 penyidik berhasil memasuki kediaman Yoon dengan menggunakan tangga. Bentrokan pun terjadi, termasuk aksi saling pukul antara penyidik dan sejumlah pihak yang berjaga di lokasi. Setidaknya satu orang terluka dalam insiden tersebut dan segera dievakuasi.
Penangkapan ini menjadi momen bersejarah, karena untuk pertama kalinya dalam sejarah Korea Selatan, seorang presiden yang masih menjabat, meski jabatannya telah ditangguhkan, ditahan oleh otoritas hukum.
Saat ini, Yoon sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik CIO dan akan dipindahkan ke fasilitas penahanan di Uiwang setelah proses pemeriksaan selesai. Di sisi lain, Pengadilan Konstitusi tengah meninjau legalitas pemakzulan Yoon. Jika pemakzulan ini disahkan, pemilihan presiden baru harus segera diadakan dalam waktu 60 hari.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Trump Tegaskan Tidak Memerlukan Hukum Internasional dalam Kepemimpinan...
Towa News | 10 Januari 2026, 09.36 WIB
KBRI Paramaribo Gelar Workshop Kolaborasi Tari dan Musik...
Towa News | 09 Januari 2026, 10.19 WIB
Presiden Interim Venezuela Tegaskan Tak Akan Tunduk pada...
Towa News | 09 Januari 2026, 09.07 WIB
Buronan Penipuan Kripto Internasional Chen Zhi Ditangkap, Sita...
Towa News | 08 Januari 2026, 13.27 WIB
Trump Tarik AS dari 66 Organisasi Internasional, Termasuk...
Towa News | 08 Januari 2026, 09.46 WIB