Dipublish oleh Admin | 07 Desember 2024, 11:09 WIB
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto angkat bicara terkait keputusan Miftah Maulana Habiburrahman untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Langkah tersebut diambil setelah pernyataannya yang viral di media sosial menuai kontroversi, di mana ia dianggap mengolok-olok pedagang es teh saat sebuah tabligh akbar.
Presiden Prabowo menyebut keputusan Miftah adalah bentuk tanggung jawab dan sikap ksatria. "Saya belum melihat langsung peristiwa tersebut, tetapi saya menerima laporan bahwa beliau telah mengundurkan diri. Menurut saya, itu adalah tindakan yang bertanggung jawab dan penuh kebesaran hati. Beliau menyadari kesalahan ucapannya, bertanggung jawab atas tindakannya, dan memilih untuk mundur. Saya rasa kita harus menghargai sikap ksatria seperti itu," ujar Prabowo kepada wartawan di Istana Negara, Jumat (6/12/2024).
Presiden juga menyampaikan pandangannya tentang sosok Miftah Maulana yang ia kenal. Menurutnya, Miftah adalah seorang pendakwah yang kerap bergaul dengan masyarakat dari berbagai lapisan, khususnya kalangan bawah. "Saya mengenal beliau sebagai seseorang yang sering turun ke masyarakat, memberikan ceramah, dan berinteraksi dengan berbagai kalangan. Beliau punya niat baik, meskipun kali ini ada kekhilafan," tambahnya.
Langkah Miftah untuk mundur dari jabatan strategis ini diharapkan menjadi pelajaran penting tentang pentingnya menjaga tutur kata, terutama bagi tokoh publik. Presiden juga mengingatkan agar masyarakat tetap menjunjung nilai-nilai saling menghormati dan memberi kesempatan bagi siapa pun untuk memperbaiki diri.
Dengan ini, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah terus berkomitmen menjaga harmoni sosial dan mendukung semua pihak untuk menciptakan suasana kebangsaan yang kondusif. "Semoga semua pihak bisa mengambil hikmah dari kejadian ini untuk membangun kehidupan berbangsa yang lebih baik," tutupnya.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Antrean Gilimanuk Mulai Terurai, Pemerintah Kerahkan 35 Kapal...
Towa News | 18 Maret 2026, 21.02 WIB
Komisi V DPR Dukung Pembangunan Jogjakarta Outer Ring...
Towa News | 18 Maret 2026, 18.09 WIB
Empat Prajurit TNI Ditetapkan Tersangka dan Ditahan dalam...
Towa News | 18 Maret 2026, 15.23 WIB
34% Pemudik Tinggalkan Jakarta, Jasa Marga Berlakukan One...
Towa News | 18 Maret 2026, 14.15 WIB
Kementan Percepat Hilirisasi Perkebunan, Siapkan Lahan hingga Ekosistem...
Towa News | 18 Maret 2026, 13.58 WIB