Dipublish oleh Tim Towa | 25 Desember 2025, 22:59 WIB
Towa News, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf dan Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar mencapai kesepakatan rekonsiliasi pada Kamis (25/12/2025). Kedua pimpinan tertinggi organisasi Islam terbesar di Indonesia itu sepakat menyelesaikan konflik internal melalui penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU secara bersama.
Kesepakatan damai ini dihasilkan dari pertemuan yang digelar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Pertemuan tersebut diprakarsai oleh para masyayikh dan mustasyar PBNU.
"Alhamdulillah, hari ini kita semua menyaksikan peristiwa yang menyejukkan. Islah telah tercapai dan kami bersama Rais Aam sepakat bahwa jalan terbaik bagi jam'iyah adalah melalui Muktamar bersama," kata Yahya Cholil Staquf seperti dikutip dari Antara, Kamis (25/12).
Pertemuan berlangsung khidmat dan menandai berakhirnya ketegangan antara dua kubu pimpinan PBNU yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Musyawarah di Lirboyo merupakan kelanjutan dari Musyawarah Kubro yang diselenggarakan di lokasi sama beberapa hari sebelumnya.
Para kiai sepuh menilai permasalahan internal PBNU yang berawal dari keputusan pemberhentian Ketua Umum oleh Rais Aam—yang dinilai tidak sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU—perlu diselesaikan melalui jalur islah dan penyelenggaraan Muktamar yang melibatkan kedua belah pihak.
Kesepakatan dicapai setelah melalui proses dialog dan negosiasi yang cukup intens, namun tetap dalam koridor ukhuwah nahdliyah. Sejumlah tokoh sentral NU hadir sebagai penengah, termasuk Wakil Presiden periode 2019-2024 sekaligus Mustasyar PBNU Ma'ruf Amin, serta para masyayikh dan kiai sepuh lainnya.
Dengan tercapainya kesepakatan ini, konflik internal PBNU secara resmi berakhir. Kepemimpinan PBNU hingga pelaksanaan Muktamar ke-35 NU tetap berjalan normal dengan Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum.
Sebagai tindak lanjut, PBNU akan segera membentuk Panitia Bersama guna mempersiapkan penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU.
"Kesepakatan ini akan segera kami tindak lanjuti dengan pembentukan panitia Muktamar. Kita akan bersama-sama menyukseskan forum tertinggi jam'iyah ini secara damai dan bermartabat," ujar Yahya Cholil Staquf yang akrab disapa Gus Yahya
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Kemlu Lobi Iran agar Dua Tanker Pertamina Bisa...
Towa News | 06 Maret 2026, 14.32 WIB
MUI Ajak Ulama dan Umara Perkuat Persatuan di...
Towa News | 06 Maret 2026, 14.22 WIB
Kepatuhan Meta Hanya 28 Persen, Menkomdigi Sidak Kantor...
Towa News | 06 Maret 2026, 13.59 WIB
Dasco Serukan Persatuan Nasional, Minta Masyarakat Sipil Beri...
Towa News | 06 Maret 2026, 13.51 WIB
Presiden Prabowo Gelar Buka Puasa Bersama Pimpinan PBNU,...
Towa News | 05 Maret 2026, 19.16 WIB