Dipublish oleh Tim Towa | 02 Desember 2025, 11:56 WIB
Towa News, Jakarta - Raja Charles III dari Inggris menyampaikan dukacita mendalam atas musibah banjir dan tanah longsor yang menerjang kawasan Asia Selatan dan Tenggara, termasuk Indonesia.
Melalui akun Instagram resmi keluarga kerajaan pada Senin (1/12) waktu setempat, Raja Charles mengeluarkan pernyataan pribadi yang mengungkapkan keprihatinannya terhadap dampak kerusakan akibat siklon tropis dan curah hujan tinggi yang berlangsung selama beberapa hari.
"Saya dan istri saya sangat berduka mengetahui kehancuran yang disebabkan oleh badai dahsyat di Asia Selatan dan Tenggara. Kita hanya bisa membayangkan skala kerusakan dan penderitaan yang dihadapi oleh semua orang yang kehidupan dan mata pencahariannya sangat terdampak," tulis Raja Charles dalam pesan yang ditandatangani "Charles R" seperti dikutip dari DetikNews, Selasa (2/12).
Dalam pernyataannya, Raja Inggris itu turut menyampaikan simpati kepada keluarga korban yang meninggal dunia.
"Kami ingin menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga mereka yang telah kehilangan nyawa secara tragis. Doa dan pikiran kami bersama banyak orang yang rumahnya telah hancur dan kepada semua orang yang sedang menunggu kabar tentang orang-orang terkasih yang hilang," ungkapnya.
Raja Charles juga memberikan apresiasi kepada para petugas tanggap darurat yang tengah berupaya memberikan bantuan di lokasi bencana.
Di akhir pesannya, Raja Charles menyerukan pentingnya aksi lingkungan global. "Bencana-bencana ini mengingatkan kita akan kebutuhan yang semakin mendesak untuk memulihkan keseimbangan dan harmoni alam," kata Raja Charles seperti dilansir DetikNews.
Pernyataan tersebut ditutup dengan doa agar masyarakat di India, Malaysia, Sri Lanka, Indonesia, Thailand, dan Vietnam diberikan kekuatan dan penghiburan.
Rangkaian bencana alam ini dipicu oleh tiga siklon tropis yang bertepatan dengan musim hujan, mengakibatkan banjir besar, tanah longsor, dan hujan lebat di berbagai negara dari Indonesia hingga Vietnam. Tercatat lebih dari 1.000 orang tewas dan ratusan lainnya dilaporkan hilang akibat bencana tersebut.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
KBRI Paramaribo Gelar Workshop Kolaborasi Tari dan Musik...
Towa News | 09 Januari 2026, 10.19 WIB
Presiden Interim Venezuela Tegaskan Tak Akan Tunduk pada...
Towa News | 09 Januari 2026, 09.07 WIB
Buronan Penipuan Kripto Internasional Chen Zhi Ditangkap, Sita...
Towa News | 08 Januari 2026, 13.27 WIB
Trump Tarik AS dari 66 Organisasi Internasional, Termasuk...
Towa News | 08 Januari 2026, 09.46 WIB
Trump Klaim Venezuela Serahkan 30-50 Juta Barel Minyak...
Towa News | 07 Januari 2026, 10.45 WIB