Dipublish oleh Tim Towa | 25 Februari 2026, 12:07 WIB
Towa News, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memproyeksikan lebih dari separuh penduduk Indonesia akan melakukan perjalanan pulang kampung pada Lebaran 2026. Totalnya mencapai 143,91 juta orang atau sekitar 50,60 persen dari total populasi nasional.
Angka tersebut bersumber dari survei nasional yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kemenhub. Hasil survei menunjukkan bahwa Jawa Tengah menjadi provinsi tujuan utama pemudik dengan estimasi kedatangan sebanyak 38,71 juta orang, disusul Jawa Timur 27,29 juta orang, dan Jawa Barat 25,09 juta orang.
"Hal inilah yang menjadi dasar kita bersama untuk tetap menyiapkan Angkutan Lebaran 2026 secara komprehensif," kata Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Rabu (25/2/2026).
Jawa Barat Dominasi Daerah Asal Pemudik
Dari sisi keberangkatan, Jawa Barat mencatat angka tertinggi dengan 30,97 juta pemudik yang diprediksi bertolak dari provinsi tersebut. Posisi berikutnya ditempati DKI Jakarta dengan 19,93 juta orang, lalu Jawa Timur sebanyak 17,12 juta orang.
Bila dipersempit ke level kota dan kabupaten, kantong-kantong keberangkatan terbesar berasal dari wilayah Jabodetabek, khususnya Jakarta Timur, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi. Adapun tujuan perjalanan paling banyak terkonsentrasi di berbagai kabupaten di Jawa Tengah.
Mobil Pribadi Masih Mendominasi
Dari sisi moda transportasi, kendaraan pribadi tetap menjadi pilihan utama. Sebanyak 76,24 juta pemudik diprediksi menggunakan mobil, sementara 24,08 juta orang memilih sepeda motor, dan 23,34 juta orang akan menggunakan bus antarkota antarprovinsi (AKAP).
Dari jalur yang dipilih, mayoritas pengguna mobil pribadi diperkirakan melintasi jalan tol, yakni sekitar 50,63 juta orang. Sedangkan pengendara sepeda motor sebagian besar memilih jalur alternatif di luar jalur utama, dengan estimasi 8,65 juta orang.
Kemenhub pun mengimbau masyarakat beralih ke transportasi umum demi keselamatan dan kelancaran arus mudik. "Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan transportasi umum, guna meningkatkan keselamatan, mengurangi kemacetan, serta menekan risiko kecelakaan karena mobilitas tinggi selama Lebaran," ujar Dudy.
Infrastruktur Transportasi Disiapkan
Guna mengantisipasi lonjakan pergerakan tersebut, Kemenhub telah menyiapkan berbagai armada dan infrastruktur pendukung. Untuk angkutan darat, tersedia 31.000 unit bus dengan kapasitas angkut 1,25 juta penumpang.
Di sektor pelayaran, disiapkan 829 unit kapal dengan kapasitas 3,26 juta penumpang yang didukung 636 pelabuhan laut. Untuk penyeberangan, 255 unit kapal disiagakan dengan kapasitas 6,15 juta penumpang dan 770 ribu kendaraan melalui 15 lintasan penyeberangan dan 29 pelabuhan.
Sementara itu, sektor penerbangan menyiapkan 392 pesawat layak operasi yang beroperasi di 257 bandara. Adapun angkutan kereta api menyediakan 3.821 unit sarana yang tersebar di 668 stasiun di seluruh Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
BGN Luruskan Anggaran MBG: Biaya Bahan Makanan Hanya...
Towa News | 25 Februari 2026, 14.20 WIB
BAZNAS Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan 2026, Penghasilan Rp7,6...
Towa News | 25 Februari 2026, 13.49 WIB
Ignasius Jonan Resmi Jabat Presiden Komisaris Soho Global...
Towa News | 25 Februari 2026, 11.27 WIB
Diaspora Indonesia di Amman Sambut Hangat Kedatangan Presiden...
Towa News | 25 Februari 2026, 11.05 WIB
Seskab Teddy Bantah Produk AS Bisa Masuk Indonesia...
Towa News | 23 Februari 2026, 17.33 WIB