Dipublish oleh Admin | 10 Mei 2025, 13:32 WIB
Towa News, Jakarta - Perum BULOG mencatatkan pencapaian bersejarah dengan menyerap 2.023.063 ton beras dari petani lokal hingga 10 Mei 2025. Angka ini merupakan rekor tertinggi dalam sejarah serapan Januari–Mei selama 57 tahun berdirinya BULOG
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut capaian ini sebagai "tonggak bersejarah" dalam perjalanan penyerapan beras nasional. Ia menegaskan bahwa seluruh serapan tersebut berasal dari hasil panen petani lokal tanpa impor beras medium sejak awal tahun di kutip dari TvOne News.
Direktur Pengadaan Perum BULOG, Prihasto Setyanto, menyatakan bahwa BULOG akan terus melanjutkan penyerapan hasil panen petani secara optimal guna memastikan harga gabah tetap menguntungkan petani dan menjaga ketersediaan beras yang cukup bagi masyarakat. BULOG membeli gabah kering panen dari petani dengan harga Rp6.500 per kilogram, melalui Tim Jemput Gabah yang bekerja sama dengan penyuluh pertanian dan Babinsa di lapangan .
Dengan tambahan serapan ini, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai BULOG kini telah mencapai sekitar 3,6 juta ton, siap digunakan untuk mendukung berbagai program pemerintah sesuai penugasan .
Menurut laporan Rice Outlook April 2025 dari Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), produksi beras Indonesia diprediksi mencapai 34,6 juta ton tahun ini, menjadikan Indonesia sebagai produsen beras terbesar di ASEAN di kutip dari detikfinance
Keberhasilan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung petani nasional dan menjaga ketahanan pangan nasional.
Sumber :
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Presiden Prabowo Gelar Buka Puasa Bersama Pimpinan PBNU,...
Towa News | 05 Maret 2026, 19.16 WIB
Iran Ancam Serang Kota-kota di Eropa jika Negara-negara...
Towa News | 05 Maret 2026, 10.42 WIB
Yusril: Stabilitas Pemerintahan Ditentukan Kompromi Politik, Bukan Ambang...
Towa News | 04 Maret 2026, 12.37 WIB
Produksi Beras Januari 2026 Tumbuh 38,56 Persen, Capai...
Towa News | 03 Maret 2026, 11.22 WIB
Kejagung Sita Puluhan Aset Tanah dan Pabrik Sawit...
Towa News | 03 Maret 2026, 10.59 WIB