Tim Gabungan Fokus Cari 73 Korban Hilang Longsor Cisarua, Bantuan Logistik Terus Mengalir

Dipublish oleh Tim Towa | 26 Januari 2026, 12:47 WIB

Bagikan:
X
Tim Gabungan Fokus Cari 73 Korban Hilang Longsor Cisarua, Bantuan Logistik Terus Mengalir
Ilustrasi Gamber penyelamatan korban bencana longsor (dok towa)

Towa News, Bandung Barat - Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap 73 warga yang hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Hingga Minggu (25/1/2026) pukul 23.00 WIB, sebanyak 17 orang dinyatakan meninggal dunia.

Kementerian Sosial turut memberikan dukungan dengan menyalurkan bantuan logistik bagi para pengungsi dan mendukung operasi pencarian korban.

"Kementerian Sosial menyalurkan bantuan logistik untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi serta mendukung proses pencarian dan penanganan korban bersama pemerintah daerah dan unsur terkait," ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Senin (26/1/2026).

Longsor terjadi pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 02.00 WIB setelah hujan lebat mengguyur wilayah Cisarua sejak sehari sebelumnya. Tanah yang jenuh air di kawasan berkontur lereng curam memicu pergerakan massa tanah yang menimpa permukiman warga.

Data sementara mencatat 34 kepala keluarga atau 113 jiwa terdampak langsung. Sebanyak 498 jiwa kini mengungsi di aula Kantor Desa Pasirlangu. Bencana ini juga merusak 30 unit rumah warga di Kampung Pasirkuning dan sekitarnya.

Bantuan logistik disalurkan melalui Gudang Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, meliputi 1 unit tenda serbaguna, 5 unit tenda keluarga, 50 lembar tenda gulung, 200 lembar kasur, 200 lembar selimut, 500 paket makanan siap saji, 400 paket lauk pauk siap saji, 100 paket makanan anak, 200 paket family kit, 200 paket kids ware, serta masing-masing 50 paket sandang anak dan dewasa.

Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) mendirikan dapur umum lapangan di SDN 1 Pasirlangu. Dapur umum tersebut memproduksi sekitar 4.500 paket makanan per hari untuk tiga kali makan menggunakan dana APBD Kabupaten Bandung Barat.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana melalui Surat Keputusan Nomor 100.3.3.2/Kep.25-BPBD/2026 yang berlaku sejak 24 Januari hingga 6 Februari 2026.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI-Polri, Dinas Sosial, Tagana, dan unsur terkait lainnya terus melakukan upaya pencarian dan pertolongan korban di lokasi kejadian.

Dari 17 korban meninggal dunia, sebanyak 10 orang telah teridentifikasi, sementara 7 korban lainnya masih dalam proses identifikasi. Proses verifikasi dan validasi ahli waris korban meninggal masih berlangsung dengan mempertimbangkan kondisi lokasi, status ahli waris yang juga masih dalam pencarian, serta keterbatasan jaringan komunikasi di wilayah terdampak.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video