Dipublish oleh Tim Towa | 18 Maret 2026, 14:15 WIB
Towa News, Jakarta - PT Jasa Marga mencatat sekitar 34 persen dari total proyeksi kendaraan mudik Lebaran 2026 telah meninggalkan Jakarta hingga Rabu (18/3/2026). Angka tersebut setara dengan lebih dari 1,2 juta kendaraan yang melintasi berbagai ruas tol utama keluar ibu kota.
Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, mengungkapkan bahwa perusahaan memperkirakan total 3,5 juta kendaraan akan meninggalkan Jakarta sepanjang periode arus mudik tahun ini. Proyeksi itu disusun berdasarkan pengolahan data lalu lintas menggunakan teknologi mutakhir.
"Kami memperkirakan 3,5 juta kendaraan akan melintas keluar dari Jakarta. Kami menggunakan proyeksi yang dalam satu tahun terakhir memanfaatkan platform Intelligent Transportation System, kamera yang ditingkatkan fasilitasnya menjadi ITA atau Intelligent Traffic Analysis maupun radar," kata Rivan dalam konferensi pers di Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Rabu (18/3/2026).
Lonjakan volume kendaraan yang mencapai 30 persen dari total proyeksi pada Selasa (17/3) sore menjadi dasar pengambilan keputusan rekayasa lalu lintas. Pihak Jasa Marga bersama Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri kemudian memberlakukan sistem satu arah (one way).
"Perkembangan sudah mencapai 34% masyarakat yang sudah keluar. Inilah kemudian kenapa kemarin sore ketika mencapai 30%, bersama Pak Menteri Perhubungan dan Pak Korlantas, kami memutuskan untuk one way. One way dimulai dari one way sepenggal dari 70 sampai dengan 263," ujar Rivan.
Skema one way sepenggal tersebut diberlakukan mulai Km 70 hingga Km 263 Tol Trans Jawa sejak Selasa sore guna memastikan kelancaran arus kendaraan menuju berbagai daerah tujuan mudik. Selain itu, contraflow juga diterapkan di ruas Tol Jakarta-Cikampek pada Km 55 hingga 70.
Dari sisi volume harian, Jasa Marga mencatat lonjakan lalu lintas harian rata-rata (LHR) yang signifikan. Pada Rabu ini, jumlah kendaraan diperkirakan menyentuh 256 ribu unit, sementara pada Selasa malam tercatat 221 ribu kendaraan — angka tertinggi sejak 13 Maret 2026.
"Hari ini diperkirakan akan mencapai 256 ribu LHR-nya dan semalam saja terbukti sudah 221 ribu, yang tertinggi sejak tanggal 13 Maret yang lalu," ujar Rivan.
Adapun arah tujuan pemudik didominasi oleh jalur timur. Rivan menyebutkan, sekitar separuh dari total kendaraan yang keluar Jakarta menuju kawasan Trans Jawa.
"Sebaran yang banyak terhadap arus mudik adalah 50% ke arah Timur, yaitu ke arah Trans Jawa," ucapnya.
Secara nasional, total perjalanan masyarakat selama mudik Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta perjalanan, berdasarkan data yang dilaporkan Indoraya, Rabu (18/3/2026).
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Antrean Gilimanuk Mulai Terurai, Pemerintah Kerahkan 35 Kapal...
Towa News | 18 Maret 2026, 21.02 WIB
Komisi V DPR Dukung Pembangunan Jogjakarta Outer Ring...
Towa News | 18 Maret 2026, 18.09 WIB
Empat Prajurit TNI Ditetapkan Tersangka dan Ditahan dalam...
Towa News | 18 Maret 2026, 15.23 WIB
Kementan Percepat Hilirisasi Perkebunan, Siapkan Lahan hingga Ekosistem...
Towa News | 18 Maret 2026, 13.58 WIB
Kajian Pemotongan Gaji Pejabat Masih Dimatangkan, Mensesneg: Sedang...
Towa News | 18 Maret 2026, 13.24 WIB