Ancam Demo Lebih Besar, Buruh Indomaret Desak Kepastian Upah Lembur Tanggal Merah

Tim Towa - Towa News
Selasa, 26 Mei 2026 13:04 WIB
Ancam Demo Lebih Besar, Buruh Indomaret Desak Kepastian Upah Lembur Tanggal Merah
Ilustrasi Indomaret ( dok. Istimewa)

Towa News, Jakarta - Ratusan buruh Indomaret menggelar aksi unjuk rasa di depan Menara Indomaret, Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Selasa (26/5/2026). Mereka menuntut perusahaan membatalkan kebijakan penghapusan upah lembur pada hari libur nasional yang diganti dengan kompensasi hari libur tambahan.

Para buruh menegaskan akan menggelar demonstrasi yang lebih besar dan masif di seluruh cabang nasional apabila tuntutan mereka tidak segera mendapat respons konkret dari manajemen Indomaret.

"Apabila pada hari ini tidak ada kepastian dan tidak ada keputusan yang jelas, maka tunggu aksi-aksi yang lebih besar di seluruh cabang nasional," ujar perwakilan karyawan Indomaret, Ahmad Saifuddin, Selasa (26/5/2026).

Ahmad menambahkan, ada atau tidaknya aksi lanjutan akan bergantung pada arahan pengurus serikat pekerja.

Kebijakan Baru Berlaku Mei 2026

Salah satu buruh Indomaret, Winda Ayu, mengungkapkan bahwa perubahan kebijakan ini mulai diberlakukan pada Mei 2026. Sebelumnya, karyawan yang masuk kerja pada hari libur nasional mendapatkan upah lembur sebesar Rp 400 ribu. Kini, hak tersebut dihapus dan digantikan dengan hari libur pengganti.

Bagi Winda yang telah bekerja di Indomaret selama enam tahun, nominal Rp 400 ribu memiliki arti yang sangat besar untuk menopang kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

"Itu penting banget karena tidak semua orang punya kebutuhan yang cukup di rumah. Bukan hanya angka Rp 400 ribunya, tapi kebutuhan di rumah itu lebih penting dari yang diduga," tutur Winda.

Ia juga menyoroti kewajiban karyawan Indomaret untuk menanggung Nota Kurang Lebih (NKL), yakni nilai barang yang hilang di toko. Menurut Winda, tidak adil jika karyawan tetap dibebani NKL sementara hak upah lembur mereka justru dihilangkan.

"Kita kerja juga sudah pasti bayar NKL. Nah, kenapa lembur kita tidak dibayar, malah diganti libur seperti itu," kata Winda.

Massa Mulai Berkumpul Sejak Pagi

Berdasarkan pantauan detikcom di lokasi, massa buruh mulai berdatangan dan berkumpul di depan Menara Indomaret sejak pukul 09.40 WIB. Mereka mengenakan atribut organisasi buruh masing-masing dan dipandu oleh mobil komando.

Sejumlah bendera organisasi buruh tampak berkibar di lokasi, di antaranya milik Partai Buruh dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

Enam Tuntutan Resmi

Massa yang tergabung dalam PUK SPAI PT Indomarco Prismatama Tangerang membentangkan spanduk berisi enam tuntutan resmi, yakni:

  1. Menolak segala bentuk pemaksaan, tekanan, dan penggiringan pernyataan terhadap pekerja

  2. Menegaskan hak pekerja atas upah kerja lembur

  3. Menolak penggantian hak lembur dengan hari libur tambahan

  4. Menuntut kepatuhan perusahaan terhadap peraturan perusahaan dan Undang-Undang Ketenagakerjaan

  5. Menuntut penindakan tegas terhadap oknum yang melakukan intimidasi terhadap pekerja

  6. Tidak merusak hubungan industrial antara pekerja dan perusahaan

Bagikan Artikel:

Diskusi & Komentar

Belum ada diskusi di artikel ini. Jadilah yang pertama!

Masuk untuk Bergabung ke Diskusi