Danantara Instruksikan BUMN Pelayaran Beli Kapal Produksi PT PAL

Dipublish oleh Tim Towa | 11 Februari 2026, 13:17 WIB

Bagikan:
X
Danantara Instruksikan BUMN Pelayaran Beli Kapal Produksi PT PAL
(dok.istimewa)

Towa News, Jakarta - Badan Pengelola Dana Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mengeluarkan instruksi kepada badan usaha milik negara di bidang pelayaran agar menggunakan jasa PT PAL Indonesia untuk pembangunan kapal-kapal baru mereka. Kebijakan ini mulai diberlakukan pada kuartal pertama 2026.

Chief Operating Officer BPI Danantara, Dony Oskaria, menyatakan bahwa PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), PT ASDP Indonesia Ferry, dan PT Pertamina International Shipping wajib membangun armada kapal mereka di galangan PT PAL.

"Kuartal I 2026, saya mewajibkan Pelni, ASDP, dan PIS membangun kapalnya di PT PAL," kata Dony Oskaria seperti dikutip CNN Indonesia dalam acara CNBC Economic Outlook 2026 di Hotel Kempinski Jakarta, Selasa (10/2).

Kebijakan tersebut diambil bersamaan dengan rencana konsolidasi lima perusahaan galangan kapal nasional yang akan bergabung ke dalam PT PAL. Proses penggabungan ini ditargetkan rampung pada kuartal I tahun 2026.

Dony menjelaskan, langkah strategis ini ditempuh untuk membangkitkan kembali sektor industri perkapalan dalam negeri sekaligus memperkuat rantai pasok di sektor industri strategis nasional.

"Tujuannya sama, supaya industri menjadi hidup," ujar Dony.

Menurut penilaian Dony, penggabungan galangan kapal BUMN ditambah kepastian pesanan dari perusahaan pelayaran pelat merah bakal menghasilkan skala ekonomi yang lebih besar. Hal ini diharapkan dapat mendongkrak tingkat utilisasi kapasitas produksi serta memperkuat posisi kompetitif industri maritim Indonesia di masa mendatang.

"Kalau itu dilakukan tidak dengan keberpihakan terhadap industri kita, ini tidak akan terjadi dampak ekonominya," tegasnya.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video