Dipublish oleh Tim Towa | 11 Februari 2026, 11:29 WIB
Towa News, Bogor - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan lima pengusaha nasional terkemuka di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, Selasa (10/2) malam. Audiensi berlangsung selama empat jam, dari pukul 19.00 hingga 23.00 WIB.
Kelima pengusaha yang hadir adalah Prajogo Pangestu (Barito Pacific Group), Anthony Salim (Salim Group), Franky Widjaja (Sinar Mas Group), Boy Thohir (Adaro Energy), dan Sugianto Kusuma (Agung Sedayu Group).
Pertemuan ini digelar atas permintaan para pengusaha untuk berdiskusi langsung dengan Presiden mengenai kondisi ekonomi nasional dan peluang pengembangan sektor-sektor strategis.
Fokus pada Dampak Langsung untuk Rakyat
Dalam diskusi terbuka tersebut, Prabowo menekankan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah dan dunia usaha untuk memperkuat daya saing nasional dan mempercepat pembangunan.
"Pembangunan industri harus berdampak langsung bagi rakyat, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat kemandirian bangsa," ujar Prabowo seperti dikutip dari keterangan resmi instagram prabowo.
Presiden juga mengajak para pengusaha untuk terus berkolaborasi dalam membuka dan memperluas lapangan pekerjaan, memperkuat sektor riil, serta mendorong pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Komitmen Pengusaha
Merespons ajakan Presiden, para pengusaha menyatakan komitmen untuk mendukung penuh arah kebijakan pemerintahan Prabowo. Dukungan tersebut mencakup program pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas gizi dan pendidikan anak-anak, hingga pembangunan industri yang berpihak pada kepentingan bangsa.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo juga menyerap berbagai masukan dari para pelaku usaha terkait tantangan dan peluang ekonomi yang dihadapi dunia usaha.
Pertemuan Berkelanjutan
Audiensi dengan lima konglomerat ini merupakan kelanjutan dari serangkaian pertemuan Prabowo dengan pelaku usaha. Sebelumnya, pada Senin (9/2) malam, Presiden menerima Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) di lokasi yang sama.
Pertemuan dengan APINDO juga berlangsung selama tiga jam, dengan agenda serupa yakni membahas kondisi ekonomi nasional dan tantangan dunia usaha, serta menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya.
Rangkaian pertemuan ini menandai penguatan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Danantara Instruksikan BUMN Pelayaran Beli Kapal Produksi PT...
Towa News | 11 Februari 2026, 13.17 WIB
Indonesia Akan Kirim Hingga 8.000 TNI sebagai Pasukan...
Towa News | 11 Februari 2026, 12.19 WIB
ASN Dapat Fleksibilitas Kerja Jelang Nyepi dan Usai...
Towa News | 11 Februari 2026, 12.04 WIB
Mensos Gus Ipul Tekankan Kerja Berbasis Data untuk...
Towa News | 11 Februari 2026, 11.41 WIB
Rapim TNI-Polri: Prabowo Tekankan Sinergitas hingga Pengamanan SDA...
Towa News | 10 Februari 2026, 10.17 WIB