Datang Diskusi Pancasila di UGM, Mahasiswa Malah Bubarkan Forum dan Kepung Nusron-Sudaryono

Tim Towa - Towa News
Selasa, 16 Juni 2026 21:49 WIB
Datang Diskusi Pancasila di UGM, Mahasiswa Malah Bubarkan Forum dan Kepung Nusron-Sudaryono
(dok. tangkap layar/total polotik)

Towa News, Yogyakarta - Sebuah forum diskusi publik bertema "Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia" yang diselenggarakan di Auditorium Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, berakhir ricuh setelah mahasiswa membubarkan acara tersebut secara paksa pada Senin malam, 15 Juni 2026.

Forum itu menghadirkan sejumlah tokoh yang dikenal berafiliasi dengan pemerintahan, antara lain Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, politikus Budiman Sudjatmiko, serta Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Prasetyo Hadi.

Ketegangan mulai pecah ketika sejumlah peserta dari kalangan mahasiswa melayangkan interupsi dan mempertanyakan berbagai kebijakan pemerintah yang mereka nilai bertentangan dengan semangat Pancasila yang menjadi tema acara.

Berdasarkan sejumlah rekaman yang beredar luas di media sosial, puluhan mahasiswa naik ke panggung dan membentangkan poster-poster penolakan terhadap para narasumber. Kondisi itu memaksa jalannya diskusi terhenti.

Situasi kian memanas setelah muncul sejumlah unggahan yang menyebut adanya pembahasan yang diduga menyinggung nama aktivis dan akademisi Tyo Ardianto. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi mengenai konteks pernyataan yang memicu reaksi tersebut.

Ketegangan tidak berhenti di dalam ruangan. Usai forum dibubarkan, mahasiswa mendesak Nusron Wahid dan Sudaryono untuk berdialog langsung di sekitar kawasan Gerbang Selatan UGM.

Menurut keterangan Serikat Mahasiswa UGM, kedua pejabat tersebut sempat merespons berbagai pertanyaan mahasiswa terkait kondisi Indonesia terkini. Namun kelompok mahasiswa itu menyebut keduanya menyatakan tidak merasa bersalah atas berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat.

Dialog berlangsung alot dan berakhir tanpa kesepakatan. Suasana dilaporkan tetap tegang hingga larut malam.

Dalam beberapa video yang beredar, Nusron, Sudaryono, dan Budiman terlihat dikepung kerumunan mahasiswa yang terus menuntut penjelasan. Karena situasi dinilai tidak kondusif, para narasumber akhirnya mendapat pengawalan dan dievakuasi dari kawasan kampus.

Pihak penyelenggara maupun Universitas Gadjah Mada belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi lengkap kejadian ini. Tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan fasilitas akibat insiden tersebut.

Bagikan Artikel:

Diskusi & Komentar

Belum ada diskusi di artikel ini. Jadilah yang pertama!

Masuk untuk Bergabung ke Diskusi