Dipublish oleh Tim Towa | 02 April 2026, 15:59 WIB
Towa News, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan bahwa kondisi global yang semakin tidak menentu membutuhkan pemimpin yang tangguh dan berani dalam mengambil keputusan. Hal itu ia sampaikan di hadapan civitas akademika Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN dalam Kuliah Umum Kepemimpinan Sektor Publik, Rabu (01/04/2026).
"Bagaimana kita bisa secara cepat, secara kreatif, dan berani untuk mengambil keputusan di tengah ketidakpastian. Itu sesuatu yang punya values, leadership yang sangat dalam," ujar Wamenkeu Juda sebagaimana dikutip dari laman resmi Kementerian Keuangan, Rabu (2/4/2026).
Dalam kuliah umum tersebut, Juda memaparkan empat prinsip utama kepemimpinan yang dinilai krusial bagi para teknokrat dan pengambil kebijakan dalam menavigasi ketidakpastian global saat ini.
Sinergi Antarlembaga
Prinsip pertama yang ditekankan adalah pentingnya membangun sinergi yang solid dan terintegrasi antarlembaga. Menurutnya, kolaborasi erat antara pengelola kebijakan fiskal dan moneter menjadi fondasi dalam menghasilkan kebijakan yang efektif dan konsisten.
Berpikir Kreatif dan Inovatif
Prinsip kedua menyangkut keberanian untuk berpikir di luar kebiasaan. Juda menilai bahwa dalam situasi yang tidak normal, pendekatan konvensional tidak lagi mencukupi sehingga inovasi kebijakan menjadi sebuah keharusan.
Keberanian Mengambil Keputusan
Ketiga, seorang pemimpin dituntut mampu bersikap tegas dalam pengambilan keputusan dengan mempertimbangkan berbagai skenario yang mungkin terjadi, bahkan dalam kondisi penuh tekanan sekalipun.
Adaptif dan Tangkas
Prinsip keempat adalah sikap adaptif. Di tengah perubahan yang berlangsung cepat, para pemimpin harus mampu menyesuaikan diri dan kebijakannya secara dinamis agar tetap relevan mengikuti perkembangan situasi.
Kuliah umum ini digelar sebagai bagian dari upaya PKN STAN dalam membekali calon aparatur sipil negara dengan wawasan kepemimpinan strategis di tengah tantangan perekonomian global yang terus berubah.(red)
Sumber: Kementerian Keuangan RI
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
OJK Jatuhkan Denda Rp96,33 Miliar kepada 233 Pelaku...
Towa News | 02 April 2026, 16.13 WIB
Bazar Rakyat 2026 di Monas Hidupkan Ekonomi UMKM...
Towa News | 30 Maret 2026, 13.03 WIB
Stok Pangan Melimpah, Petani hingga Konsumen Senyum Sambut...
Towa News | 23 Maret 2026, 21.46 WIB
Kunjungan Wisman ke Indonesia Tumbuh 1,11 Persen di...
Towa News | 13 Maret 2026, 13.32 WIB
Pemerintah Tegaskan Stok BBM Nasional Aman, Masyarakat Diminta...
Towa News | 11 Maret 2026, 12.13 WIB