Dipublish oleh Tim Towa | 07 Mei 2026, 15:28 WIB
Towa News, Jakarta - Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menduduki posisi teratas secara nasional dalam kategori minat baca. Pencapaian ini merupakan buah dari kerja panjang berbagai pihak dalam membangun ekosistem literasi di wilayah Indonesia Timur tersebut.
Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) NTT, Polikarpus Do, menegaskan bahwa keberhasilan itu tidak diraih dalam waktu singkat. "Ini bukan sesuatu yang tiba-tiba. Ini adalah perjalanan panjang dari kerja keras, kerja cerdas, dan kolaborasi semua pihak dalam memperkuat literasi di NTT," ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Menurutnya, gerakan literasi di NTT telah dimulai sejak era pemberantasan buta aksara dan terus berkembang menjadi penguatan budaya membaca serta menulis di tengah masyarakat. Sejumlah program turut menggerakkan peningkatan ini, di antaranya gerakan NTT Membaca, kampung literasi, dan penguatan taman bacaan masyarakat (TBM) di tingkat desa.
Investasi dari pemerintah pusat maupun daerah, serta dukungan komunitas literasi, disebut Polikarpus sebagai faktor kunci yang mendorong tren positif indeks literasi NTT dari tahun ke tahun. Hasilnya, NTT berhasil melompat dari peringkat delapan nasional pada 2022 ke posisi pertama saat ini.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa masih ada pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan. "Minat baca kita tinggi, tetapi kemampuan literasi lainnya seperti numerasi masih perlu diperkuat. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama," kata Polikarpus.
Untuk menjaga capaian tersebut, kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan komunitas dinilai tidak bisa diabaikan. Peran ibu sebagai pusat literasi keluarga, sekolah sebagai ruang belajar yang menyenangkan, serta kehadiran taman bacaan di tingkat desa disebut sebagai pilar utama penguatan budaya baca.
Pemanfaatan teknologi dan literasi digital juga dinilai sebagai peluang besar untuk memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan. Polikarpus berharap capaian ini menjadi momentum bagi NTT untuk terus berinovasi dalam membangun generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Kemendagri: Fotokopi e-KTP Berisiko Bocorkan Data Pribadi dan...
Towa News | 07 Mei 2026, 14.42 WIB
Pemerintah Catat 241.000 Kasus TBC, Perbaiki 8.000 Rumah...
Towa News | 07 Mei 2026, 12.32 WIB
Stok Beras RI Capai 5,2 Juta Ton, Dirut...
Towa News | 06 Mei 2026, 18.38 WIB
1.900 Awak Mobil Tangki Patra Logistik Tak Libur...
Towa News | 05 Mei 2026, 17.26 WIB
Bahlil Temui Prabowo, Kepemilikan Negara di Sektor Tambang...
Towa News | 05 Mei 2026, 17.21 WIB