Towa News, Jakarta - Jumlah penumpang angkutan udara domestik di Indonesia pada Juli 2026 tercatat sebanyak 5,0 juta orang, atau naik 6,91 persen dibandingkan Juni 2026. Kenaikan ini terjadi merata di seluruh bandara utama yang dipantau Badan Pusat Statistik (BPS).
Berdasarkan data BPS yang dirilis Selasa (1/9/2026), kenaikan penumpang domestik tertinggi terjadi di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, yang tumbuh 16,00 persen. Disusul Bandara Hasanuddin, Makassar, sebesar 9,55 persen; Soekarno-Hatta, Tangerang, 8,75 persen; Kualanamu, Medan, 7,48 persen; dan Juanda, Surabaya, 6,45 persen.
Soekarno-Hatta tetap menjadi bandara dengan volume penumpang domestik terbesar, yakni 1,4 juta orang atau 27,97 persen dari total penumpang domestik nasional pada bulan tersebut. Posisi kedua ditempati Juanda dengan 435,8 ribu orang atau 8,70 persen dari total.
Sementara itu, penumpang rute internasional pada Juli 2026 mencapai 1,8 juta orang, naik 6,00 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Lonjakan paling signifikan tercatat di Bandara Hasanuddin, Makassar, yang naik hingga 60,98 persen, diikuti Juanda (15,71 persen), Ngurah Rai (9,29 persen), dan Soekarno-Hatta (5,52 persen). Adapun Bandara Kualanamu justru mengalami penurunan penumpang internasional sebesar 10,16 persen.
Di sisi kargo, jumlah barang yang diangkut melalui angkutan udara domestik pada Juli 2026 mencapai 48,5 ribu ton, naik 8,02 persen dari bulan sebelumnya. Kenaikan barang tertinggi terjadi di Bandara Sentani, Jayapura, sebesar 15,38 persen, sementara Bandara Halim Perdanakusuma justru mencatat penurunan 16,67 persen.
Dalam keterangan resminya, BPS menyatakan bahwa peningkatan penumpang domestik dan internasional pada Juli 2026 sejalan dengan pola musim liburan sekolah dan periode libur panjang yang mendorong mobilitas masyarakat.
"Peningkatan jumlah penumpang terjadi di seluruh bandara utama yang diamati... jumlah penumpang internasional terbesar terdapat pada Bandara Soekarno Hatta-Tangerang," demikian pernyataan resmi BPS dalam publikasi Berita Resmi Statistik No. 90/09/Th. XXIX.
Meski mencatat kenaikan bulanan, secara kumulatif Januari–Juli 2026 jumlah penumpang udara domestik justru turun 3,35 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025, dari 34,1 juta orang menjadi 33,0 juta orang. Penumpang internasional turun tipis 0,74 persen dan volume barang turun lebih dalam, yakni 13,22 persen secara tahunan.
(Sumber: Badan Pusat Statistik, Berita Resmi Statistik No. 90/09/Th. XXIX, 1 September 2026)
Diskusi & Komentar
Belum ada diskusi di artikel ini. Jadilah yang pertama!