Dipublish oleh Tim Towa | 20 Mei 2026, 13:54 WIB
Towa News, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi secara langsung kepada PDI Perjuangan (PDIP) atas keputusan partai tersebut untuk berada di luar koalisi pemerintah. Prabowo menilai posisi PDIP sebagai oposisi merupakan bagian penting dari mekanisme check and balances dalam demokrasi Indonesia.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menutup pidato pandangan pemerintah mengenai kerangka ekonomi makro dan fiskal tahun 2027 dalam rapat paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
"Saya paham dan mengerti bahwa PDIP berkorban untuk berada di luar pemerintah," ujar Presiden Prabowo Subianto, Rabu (20/5).
Prabowo mengakui bahwa secara pribadi ia menginginkan seluruh partai tergabung dalam pemerintahannya. Namun, ia menyadari bahwa kehadiran pihak penyeimbang di parlemen justru menjadi kebutuhan dalam sistem demokrasi yang sehat.
"Sebenernya saya ingin mengucapkan terima kasih kepada PDIP. Saudara berjasa untuk demokrasi kita. Memang maunya saya itu gotong royong, tapi mungkin tidak baik setiap pemimpin harus mau dikritik," kata Prabowo, Rabu (20/5).
Di antara seluruh fraksi yang ada di DPR, PDIP menjadi satu-satunya partai yang tidak masuk dalam barisan koalisi pemerintahan Prabowo.
Di sisi lain, kehadiran Prabowo dalam rapat paripurna tersebut mengejutkan sejumlah anggota dewan. Ketua DPP PDIP sekaligus Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira, mengaku tidak menyangka presiden akan hadir secara langsung.
"Iya, surprised, saya juga terkejut. Selama jadi DPR RI rasanya baru sekali ini presiden langsung turun tangan, hadir dalam rapat paripurna DPR untuk menyampaikan kerangka ekonomi makro," kata Andreas Hugo Pareira seperti dikutip dari DetikNews, Rabu (20/5).
Rapat paripurna tersebut menjadi forum bagi pemerintah untuk memaparkan arah kebijakan ekonomi nasional menjelang penyusunan APBN 2027.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Prabowo Instruksikan Kabinet Rumuskan Harga Sawit, Nikel, dan...
Towa News | 20 Mei 2026, 14.09 WIB
Prabowo Terbitkan PP Baru: Ekspor Sawit, Batu Bara,...
Towa News | 20 Mei 2026, 13.42 WIB
Prabowo: Pasal 33 UUD 1945 Merupakan Cetak Biru...
Towa News | 20 Mei 2026, 13.33 WIB
Era Prabowo, Andre Rosiade: Pertama Kali dalam Sejarah...
Towa News | 19 Mei 2026, 13.45 WIB
Indonesia Juara Dunia Transparansi Belanja Perpajakan, Ungguli Australia...
Towa News | 18 Mei 2026, 16.13 WIB