Towa News, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keprihatinannya atas kasus kematian ibu saat persalinan akibat pendarahan dalam perjalanan menuju rumah sakit. Hal itu mendorongnya mempercepat pembangunan infrastruktur kesehatan di daerah-daerah terpencil.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kiai Haji Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Rabu (10/6/2026).
"Saya prihatin, saya mendengar bahwa ada yang meninggal karena pendarahan, kalau melahirkan menuju rumah sakit membutuhkan waktu yang lama," ujar Presiden Prabowo sebagaimana dikutip dari siaran resmi Sekretariat Presiden, Rabu (10/6/2026).
Prabowo menegaskan bahwa jarak tempuh yang jauh bagi pasien dalam kondisi kritis merupakan persoalan mendesak yang harus segera ditangani pemerintah.
Sebagai respons konkret, pemerintah merancang program besar-besaran peningkatan fasilitas kesehatan di seluruh pelosok Indonesia melalui Kementerian Kesehatan.
"Dalam tiga tahun yang akan datang kita akan membangun bilamana membangun baru, kalau bisa memperbaiki, renovasi 300 sampai 350, sampai 400 rumah sakit di seluruh kabupaten di Indonesia," kata Presiden Prabowo dalam siaran resmi Sekretariat Presiden, Rabu (10/6/2026).
Tidak hanya pembangunan rumah sakit tingkat kabupaten, program tersebut juga mencakup pembenahan dan modernisasi sekitar 10.000 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah tanah air.
Dengan beroperasinya RSUD K.H. Muhammad Thohir, Presiden berharap warga Kabupaten Pesisir Barat tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh demi mendapatkan penanganan medis darurat. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi solusi nyata atas persoalan aksesibilitas layanan kesehatan di wilayah tersebut.
Diskusi & Komentar
Belum ada diskusi di artikel ini. Jadilah yang pertama!