Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 10,2 T ke Negara: Ini Bukan Show, Rakyat Butuh Bukti Nyata

Dipublish oleh Tim Towa | 13 Mei 2026, 14:52 WIB

Bagikan:
X
Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 10,2 T ke Negara: Ini Bukan Show, Rakyat Butuh Bukti Nyata
(Dok.Sekertariat Presiden)

Towa News, Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyerahkan dana senilai Rp 10,2 triliun ke kas negara, Rabu (13/5/2026). Uang tersebut bersumber dari denda administratif kehutanan dan hasil rampasan perkara yang dikelola Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Presiden Prabowo Subianto hadir langsung menyaksikan penyerahan tersebut di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan. Momen ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden sehingga dapat disaksikan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Dalam siaran langsung tersebut, Prabowo menegaskan bahwa acara semacam ini tidak boleh dipandang sekadar formalitas belaka.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan. Saya kira saudara-saudara, acara seperti ini jangan kita anggap seremoni atau show," kata Presiden Prabowo Subianto, Rabu (13/5/2026).

Prabowo menekankan bahwa masyarakat Indonesia saat ini menginginkan hasil kerja nyata dari pemerintah, bukan sekadar pidato atau sambutan seremonial.

"Rakyat Indonesia sudah pada tahap bahwa rakyat kita ingin lihat bukti. Sudah terlalu lama saya merasakan, saya sendiri sudah cukup lama jadi orang Indonesia. Saya merasakan rakyat kita agak bosan kalau mendengar sambutan-sambutan, wejangan-wejangan," ujar Prabowo.

Kepala negara juga menyampaikan bahwa penegakan hukum harus bisa dirasakan dampaknya secara langsung oleh masyarakat. Penyerahan dana Rp 10,2 triliun hari ini, menurutnya, adalah wujud konkret dari hal tersebut.

"Jadi rakyat kita harus lihat, ini loh uang, hari ini Rp 10 triliun," ucap Prabowo seperti disiarkan langsung kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Lebih lanjut, Presiden mengungkapkan rencana pemanfaatan dana tersebut untuk sektor kesehatan. Berdasarkan laporan Menteri Kesehatan, ribuan puskesmas di seluruh Indonesia membutuhkan perbaikan dengan estimasi anggaran sekitar Rp 20 triliun.

"Kita butuh kurang lebih Rp 20 triliun, saudara-saudara, hari ini artinya kita bisa selesaikan 5 ribu puskesmas, Rp 10 triliun," kata Prabowo dalam siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden.

Penyerahan dana ini merupakan bagian dari rangkaian kerja Satgas PKH. Sebelumnya, pada 10 April 2026, Kejagung juga telah menyerahkan dana sebesar Rp 11,4 triliun kepada Kementerian Keuangan dalam acara serupa yang turut disaksikan Presiden Prabowo.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video