Dipublish oleh Tim Towa | 04 April 2026, 16:59 WIB
Towa News, Seoul - Presiden Prancis Emmanuel Macron mengajak sejumlah negara di Eropa, Asia, dan Amerika Latin untuk membangun kemandirian strategis dari Amerika Serikat (AS). Seruan itu ia sampaikan saat berdialog dengan mahasiswa di Universitas Yonsei, Seoul, Korea Selatan, Jumat (3/4/2026).
Dalam forum tersebut, Macron menyebut bahwa negara-negara seperti Korea Selatan, Jepang, India, Brasil, Australia, dan Kanada—bersama negara-negara Eropa—berpotensi membentuk apa yang ia sebut sebagai "jalan ketiga", yakni poros bersama yang tidak bergantung pada Washington.
"Dengan agenda seperti itu, yang dianut oleh Korea Selatan, Prancis, dan negara-negara Eropa lainnya, Kanada, Jepang, India, Brasil, Australia, kita mulai memiliki semacam jalan ketiga yang independen dari AS," ujar Macron seperti dikutip dari Antara, Sabtu (4/4/2026).
Macron memperingatkan bahwa ketergantungan yang terlalu besar pada AS berisiko merugikan negara-negara mitra, terutama ketika kebijakan Washington dinilai tidak konsisten dalam berbagai isu global.
Pernyataan ini muncul seiring laporan Bloomberg yang menyebut para pemimpin Eropa tengah berupaya mengambil jarak dari AS, termasuk dalam menyikapi operasi militer Amerika terhadap Iran.
Situasi semakin memanas setelah Presiden AS Donald Trump, dalam wawancara dengan The Telegraph pada 1 April 2026, mengaku serius mempertimbangkan kemungkinan penarikan AS dari NATO. Langkah itu disebut sebagai respons atas penolakan aliansi tersebut untuk mendukung operasi militer AS terhadap Iran.
Politico melaporkan, kekhawatiran atas pernyataan Trump telah memicu diskusi tertutup di antara pemimpin-pemimpin Eropa mengenai skenario terburuk jika AS benar-benar keluar dari NATO.
"Ada pandangan di Eropa bahwa NATO 'lumpuh' dan mulai terpecah, dengan para pemimpin Eropa secara tertutup membahas cara merespons ancaman Donald Trump untuk keluar dari aliansi tersebut," tulis Politico, dengan mengacu pada sejumlah pejabat Eropa yang tidak disebutkan identitasnya.
Sumber: Antara/Sputnik
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Pakistan Gratiskan Transportasi Umum 30 Hari Usai Harga...
Towa News | 04 April 2026, 14.58 WIB
Putin Nyatakan Kesiapan Rusia Bantu Stabilkan Kawasan Timur...
Towa News | 03 April 2026, 14.03 WIB
Indonesia Kecam Keras Pengesahan UU Hukuman Mati bagi...
Towa News | 01 April 2026, 14.58 WIB
Filipina Jadi Negara Pertama Umumkan Darurat Energi Nasional...
Towa News | 25 Maret 2026, 09.15 WIB
Dua Kapal Tanker Pertamina Keluar dari Zona Konflik...
Towa News | 11 Maret 2026, 17.39 WIB