QRIS Resmi Terhubung dengan Korea Selatan, Transaksi Digital Lintas Negara Semakin Mudah

Dipublish oleh Tim Towa | 06 April 2026, 14:19 WIB

Bagikan:
X
QRIS Resmi Terhubung dengan Korea Selatan, Transaksi Digital Lintas Negara Semakin Mudah
(Dok. pinterest)

Towa News, Jakarta - Bank Indonesia (BI) dan Bank of Korea secara resmi meluncurkan sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) antarnegara Indonesia–Korea Selatan pada 1 April 2026. Peluncuran berlangsung di Gedung Pusat Bank Indonesia, Jakarta Pusat.

Dengan integrasi ini, Korea Selatan menjadi negara kelima yang terhubung dengan sistem QRIS lintas negara milik Indonesia, setelah sebelumnya Thailand (2022), Malaysia (2023), Singapura (2023), dan Jepang (2025).

Melalui kerja sama ini, warga Indonesia yang bepergian ke Korea Selatan maupun sebaliknya dapat melakukan transaksi pembayaran cukup dengan memindai kode QR, tanpa perlu menukar uang tunai atau menggunakan kartu kredit.

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menyebut implementasi bersama Korea Selatan menjadi yang paling cepat terealisasi dibandingkan negara mitra lainnya. "QRIS dengan Korea ini mencatat yang paling cepat di antara yang lainnya, mungkin kurang dari satu tahun," ujarnya, Senin (6/4/2026).

Filianingsih juga mengungkapkan bahwa kinerja QRIS antarnegara secara keseluruhan sudah menunjukkan tren positif. Volume transaksi masuk ke Indonesia tercatat sebanyak 5,9 juta transaksi, sementara transaksi keluar dari Indonesia mencapai 1,7 juta transaksi.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan kolaborasi kedua negara ini mencerminkan visi bersama dalam membangun ekosistem pembayaran digital yang terintegrasi dan efisien. "Bersama, kita tidak hanya menghubungkan sistem pembayaran, tetapi juga menghubungkan masyarakat, bisnis, dan peluang lintas negara," kata Perry, Senin (6/4/2026).

Dari sisi Korea Selatan, Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Park Soo-Deok, menyebut peluncuran ini bukan sekadar capaian teknologi. Menurutnya, kerja sama ini menghadirkan manfaat nyata yang langsung dapat dirasakan masyarakat kedua negara, khususnya dalam kemudahan bertransaksi di sektor pariwisata, e-commerce, dan UMKM, seperti dikutip dari Kumparan, Senin (6/4/2026).

Deputi Gubernur Senior Bank of Korea Sangdai Ryoo menambahkan bahwa konektivitas pembayaran lintas batas berbasis QR ini merupakan tonggak penting dalam mempererat hubungan ekonomi kedua negara sekaligus mendorong efisiensi transaksi perdagangan barang dan jasa, Senin (6/4/2026).

Secara domestik, QRIS telah mencatatkan penetrasi yang luas. Hingga Februari 2026, platform ini digunakan oleh lebih dari 60 juta pengguna dan 44 juta merchant, dengan sekitar 96 persen di antaranya merupakan pelaku UMKM, menurut laporan Kumparan.

Pengembangan QRIS antarnegara sendiri merupakan bagian dari Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030 yang menjadi kerangka strategis BI dalam mendorong transformasi digital yang berfokus pada kedaulatan, efisiensi, dan konektivitas global.

Sumber: kumparan.com,finance.detik.com

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.

Ikuti Sosial Media Kami:

X Logo Snack Video