Dipublish oleh Tim Towa | 09 Februari 2026, 11:07 WIB
Towa News, Jakarta - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia mengumumkan hasil riset terkini yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto berada di angka 79,9 persen.
Riset tersebut digelar pada 15-21 Januari 2026 dengan melibatkan 1.220 responden melalui metode simple random sampling. Tingkat kesalahan yang ditoleransi (margin of error) sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka. Kontrol kualitas hasil wawancara dijalankan secara acak terhadap 20 persen dari total sampel oleh supervisor yang mendatangi kembali responden terpilih.
"Kalau dijumlahkan antara sangat puas dan cukup puas itu 79,9 persen. Jadi sangat tinggi ya untuk ukuran approval rating seorang presiden," ujar Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, Minggu (8/2/2026).
Rincian hasil survei menunjukkan 13 persen responden menyatakan sangat puas, sementara 66,9 persen menjawab cukup puas. Adapun yang kurang puas tercatat 17,1 persen, tidak puas sama sekali 2,2 persen, dan 0,8 persen tidak tahu atau tidak memberikan jawaban.
Burhanuddin menjelaskan bahwa angka kepuasan ini relatif konsisten jika dibandingkan dengan periode Januari 2025. Bahkan, tingkat persetujuan Presiden Prabowo lebih tinggi ketimbang awal pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2004) maupun Presiden Joko Widodo (2014).
"Approval rating Pak Prabowo lebih tinggi karena Pak Prabowo bukan hanya menggantungkan modal elektoral dari dukungan Pak Prabowo sendiri, tapi juga dari Pak Jokowi," kata Burhanuddin seperti dilansir Kompas.com.
Meski demikian, peneliti tersebut menilai responden yang benar-benar sangat puas masih perlu ditingkatkan mengingat angkanya baru mencapai 13 persen.
"Artinya yang betul-betul sangat puas masih belum memadai. Overall masih lumayan 79,9 persen, tapi masih belum cukup kuat terutama dari basis pemilih yang mengatakan sangat puas,"unjarnya.
Survei juga mengungkap alasan utama di balik kepuasan publik. Faktor paling dominan adalah upaya pemberantasan korupsi dengan persentase 17,5 persen dari responden yang puas. Disusul alasan kedua yakni Presiden Prabowo dinilai kerap memberikan bantuan sosial dengan angka 15,6 persen.
"Alasan utamanya adalah memberantas korupsi. Ini relatif baru, sebelumnya Pak Prabowo umumnya dianggap tegas sebagai faktor yang membuat dirinya dipersepsi baik," kata Burhanuddin seperti dikutip dari Kompas.com.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Said Didu Sebut EO Sarang Korupsi,Ketua Gekraf Kawendra:...
Towa News | 03 April 2026, 22.26 WIB
Seskab Teddy Temui Wapres Gibran 1,5 Jam di...
Towa News | 03 April 2026, 19.23 WIB
Kemensos dan BPS Percepat Pembaruan Data Bansos, Penyaluran...
Towa News | 02 April 2026, 15.53 WIB
Puan Maharani Desak Evaluasi Berkala Kebijakan WFH ASN...
Towa News | 02 April 2026, 15.42 WIB
Prabowo dan Presiden Korsel Pose Finger Heart Bareng...
Towa News | 02 April 2026, 10.47 WIB