Dipublish oleh Tim Towa | 12 Mei 2026, 14:50 WIB
Towa News, Timika - Satuan tugas TNI di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III dan Koops Habema berhasil menyita puluhan senjata api, ratusan amunisi, hingga melumpuhkan 15 tokoh yang terlibat dalam kegiatan kelompok separatis TPNPB-OPM selama operasi pengamanan di Papua dalam rentang Januari hingga Mei 2026.
Panglima Kogabwilhan III, Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto, mengungkapkan hal tersebut dalam keterangan pers yang disampaikan di Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Jumat (8/5/2026).
Menurut Lucky Avianto, kelompok separatis TPNPB-OPM memang sempat meningkatkan eskalasi kekerasan di beberapa wilayah Papua. Namun, TNI diklaim mampu merespons setiap situasi dengan cepat, taktis, dan profesional sesuai standar operasional.
"TNI memegang teguh prinsip keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi. Perlindungan terhadap masyarakat sipil Papua menjadi prioritas utama dalam setiap operasi," ujar Lucky Avianto seperti dikutip dari akun Instagram resmi Pusat Penerangan TNI, @puspentni, Jumat (8/5/2026).
Ia menambahkan bahwa seluruh operasi dilaksanakan berdasarkan Rules of Engagement (ROE) yang ketat dengan tetap mengedepankan aspek hukum, hak asasi manusia, dan prinsip kemanusiaan.
Dalam serangkaian operasi tersebut, TNI mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain puluhan senjata api, ratusan butir amunisi, senjata tajam, alat komunikasi, alat pengintai, uang tunai, serta atribut separatis berupa Bendera Bintang Kejora.
TNI juga menyatakan berhasil melumpuhkan 15 tokoh yang terlibat dalam aktivitas TPNPB-OPM. Mereka yang disebut dalam keterangan resmi antara lain Yesias Mate, Army Kogoya, Bilip Kobak, Dinus Tigau, Manuel Yohanes Aimau, Hurbianus Murip, Alfon Sorry, Jeki Murib, Lau Gwijangge, Ket Gwijangge, Peltu Usmabul, Serlu Wonimbo, serta tiga anggota lainnya di wilayah Paniai.
Dalam kesempatan yang sama, Pangkogabwilhan III juga menyampaikan penghormatan kepada prajurit TNI yang gugur dalam pelaksanaan tugas di Papua. Lucky Avianto menegaskan bahwa keberhasilan operasi merupakan hasil sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta dukungan aktif masyarakat Papua.
"Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman, anak-anak dapat bersekolah dengan tenang, serta pembangunan di Papua terus berjalan," kata Lucky Avianto dalam laporan resmi @puspentni.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Adela Kanasya Adies Resmi Dilantik sebagai Anggota DPR...
Towa News | 12 Mei 2026, 15.46 WIB
Wapres Gibran Tinjau Terowongan MRT Fase 2A, Tekankan...
Towa News | 12 Mei 2026, 15.15 WIB
MPR RI Minta Maaf atas Polemik Penilaian Cerdas...
Towa News | 12 Mei 2026, 15.08 WIB
MK Kabulkan Pencabutan Gugatan Uji Materi Anggaran Program...
Towa News | 12 Mei 2026, 14.57 WIB
DPR Akan Tindaklanjuti Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi'...
Towa News | 12 Mei 2026, 14.38 WIB