Towa News, Jakarta - Pemerintah menyampaikan rencana pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pengembangan sistem data tunggal nasional sebagai bagian dari percepatan transformasi digital pemerintahan.
Dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan sistem tersebut ditujukan untuk meningkatkan akurasi penyaluran bantuan sosial (bansos), mendukung pengembangan UMKM, serta memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data.
Menurut Luhut, integrasi data dengan dukungan AI juga diarahkan untuk mendukung penyaluran program pemerintah yang lebih tepat sasaran dan dapat dipantau secara real time. Pemerintah menyebut pengembangan sistem digital tersebut melibatkan talenta dalam negeri sebagai bagian dari penguatan kapasitas teknologi