Dipublish oleh Tim Towa | 09 Januari 2026, 10:19 WIB
Towa News, Paramaribo - Perwakilan Indonesia di Suriname mengadakan lokakarya seni bersama maestro tanah air yang menghadirkan kolaborasi antara seniman dari berbagai latar belakang budaya. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari di ibu kota Suriname.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paramaribo menggelar "Creative Lab: Workshop Koreografi Tari dan Komposisi Musik Bersama Para Maestro" pada 10-15 November 2025 di Pendopo Pancasila, KBRI Paramaribo. Kegiatan tersebut menghadirkan dua maestro Indonesia, yakni Suryandoro Cokro Suwarno selaku CEO Swargaloka dan Dedek Wahyudi, maestro musik Indonesia.
Program ini mendapat respons positif dari sejumlah komunitas seni setempat, di antaranya studio tari dan kelompok musik yang merepresentasikan keragaman budaya Jawa, Kreol, Hindustani, hingga penari balet. Keikutsertaan mereka menunjukkan karakteristik multikultural masyarakat Suriname.
Selama workshop berlangsung, peserta mengikuti pelatihan intensif musik dan tari yang dipandu langsung oleh kedua maestro dari Indonesia. Pada sesi musik, para peserta berkolaborasi menggunakan gamelan dan instrumen lainnya yang mereka bawa sendiri, menghasilkan aransemen musik yang segar dan inovatif.
Sementara dalam sesi tari, berbagai elemen tarian dari tradisi yang berbeda digabungkan menjadi koreografi kolektif yang melambangkan harmoni dalam keberagaman. Para peserta menampilkan interpretasi ulang lagu tradisional Jawa Tengah berjudul Lir-Ilir yang mengandung pesan tentang kebangkitan, ketahanan, dan pembaruan semangat.
"Creative Lab merupakan contoh komitmen Indonesia untuk mempromosikan diplomasi budaya dan pengembangan sumber daya manusia di sektor kreatif," kata Duta Besar Indonesia untuk Suriname Agus Priono seperti dikutip dari KBRI Paramaribo, Senin (8/1).
Agus menambahkan bahwa melalui kegiatan ini, Indonesia berupaya mendukung masyarakat multikultural Suriname dengan mendorong kolaborasi dan pertukaran kreatif antara seniman dari kedua negara.
Workshop tersebut tidak hanya mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan Suriname, tetapi juga menekankan nilai-nilai bersama berupa kreativitas, inklusivitas, dan keberagaman yang membentuk lanskap budaya kedua negara.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Indonesia dalam memperkuat kerja sama budaya dan peningkatan kapasitas di Suriname melalui bidang seni.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Towa.co.id.
Trump Tegaskan Tidak Memerlukan Hukum Internasional dalam Kepemimpinan...
Towa News | 10 Januari 2026, 09.36 WIB
Presiden Interim Venezuela Tegaskan Tak Akan Tunduk pada...
Towa News | 09 Januari 2026, 09.07 WIB
Buronan Penipuan Kripto Internasional Chen Zhi Ditangkap, Sita...
Towa News | 08 Januari 2026, 13.27 WIB
Trump Tarik AS dari 66 Organisasi Internasional, Termasuk...
Towa News | 08 Januari 2026, 09.46 WIB
Trump Klaim Venezuela Serahkan 30-50 Juta Barel Minyak...
Towa News | 07 Januari 2026, 10.45 WIB