Towa News, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa menjaga stabilitas dan kemakmuran di Asia Tenggara merupakan kepentingan bersama Indonesia dan Singapura. Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.
"Sebagai tetangga dekat, Indonesia dan Singapura sudah menjadi mitra dekat. Kita punya kepentingan bersama karena kita berada di kawasan yang sama sehingga stabilitas dan kemakmuran menjadi kepentingan kita bersama," kata Presiden Prabowo, Senin (6/7).
Pertemuan tersebut berlangsung dalam rangkaian Leaders' Retreat tahunan Indonesia-Singapura, forum yang digunakan kedua kepala pemerintahan untuk membahas proyek bilateral sekaligus memperkuat kolaborasi strategis antarkedua negara.
Dalam pernyataannya, Prabowo menekankan bahwa kemakmuran suatu kawasan mustahil tercapai tanpa fondasi perdamaian dan stabilitas yang kuat. Karena itu, ia menilai upaya merawat perdamaian regional harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan agar hasilnya dapat dinikmati kedua negara.
Kepala Negara juga menegaskan komitmen pribadi dan kelembagaannya untuk menjaga keberlangsungan hubungan RI-Singapura dalam jangka panjang.
"Sikap Indonesia dan sikap saya pribadi, dan sejak dulu, saya kira sudah saya buktikan selama beberapa puluh tahun. Secara pribadi komitmen saya, keyakinan saya bahwa Singapura dan Indonesia harus menjadi mitra yang baik, kerja sama yang baik," ujar Prabowo
Prabowo menambahkan, hubungan erat kedua negara tidak hanya membawa manfaat langsung bagi masyarakat di masing-masing negara, tetapi juga berpotensi memberi kontribusi signifikan terhadap penguatan ekonomi global dan stabilitas keamanan di kawasan Asia Tenggara.
Pertemuan Leaders' Retreat 2026 ini turut menjadi momen penting menjelang peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Singapura yang akan jatuh pada 2027.
Diskusi & Komentar
Belum ada diskusi di artikel ini. Jadilah yang pertama!